kabar

Gadis Saudi memakai rok mini hebohkan satu negara

Kaum hawa di sana mesti berabaya dan berjilbab saat di tempat terbuka.

18 Juli 2017 00:48

Seorang perempuan muda Arab Saudi memicu kegaduhan nasional setelah tampil di tempat umum dengan memakai rok mini dan berbaju minim.

Situs-situs berita di negara Kabah itu kemarin melaporkan para pejabat Arab Saudi tengah berupaya mencari tahu dan menangkap gadis tersebut, karena telah melanggar aturan berpakaian di negara itu. Kaum hawa di negeri Dua Kota Suci ini mesti berabaya, berjilbab, atau ditambah bercadar.

Rekaman video memperlihatkan gadis itu berjalan-jalan di sekitar benteng bersejarah di Usyaiqir, sebuah desa di utara Ibu Kota Riyadh. Video ini pertama kali diunggah di Snapchat.

Para pengguna Twitter di Saudi pun terbelah menanggapi gadis berpakain nekat itu. Ada yang menyerukan untuk segera ditangkap, yang lain bilang kebebasan berpakaian bukanlah sebuah kejahatan.

Ibrahim al-Munayif, memiliki lebih dari 41 ribu pengikut di Twitter, mengatakan membiarkan orang tidak mematuhi aturan memicu kekacauan. "Seperti kita menyerukan orang lain buat menghrmati hukum berlaku di negara mereka kunjungi, orang juga harus menghormati hukum di negara ini."

Para pembela gadis memakai rok mini itu mengunggah foto-foto Ibu Negara Amerika Serikat  Melania Trump dan putrinya, Ivanka, tidak berbaya dan berjilbab atau berkerudung saat menemani kunjungan kenegaraan Presiden Donald Trump ke Arab Saudi Mei lalu.

Sadim al-Maliki, perempuan Arab Saudi bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka. (Al-Bawaba)

Seorang pedagang di Jeddah bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka

Sesuai aturan, Sadim terancam didenda seratus riyal. Kalau diulangi, dendanya 200 riyal. 

Ulama Arab Saudi Syekh Ahmad al-Ghamdi. (Al-Arabiya/Supplied)

Ulama Arab Saudi sebut berabaya tidak diwajibkan dalam ajaran Islam

Sejumlah hadis menyebutkan istri-istri Nabi Muhammad mengenakan pakaian beragam warna, seperti kuning dan merah.

Sekelompok perempuan Arab Saudi berjoging di Kota Jeddah pada 9 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Tabrak tabu, sekelompok perempuan Saudi joging di Jeddah

Setelah diizinkan ke stadion buat menonton sepak bola, bekerja, ikut klub kebugaran, dan pelajar putri boleh mengikuti pelajaran olahraga, kaum hawa di Saudi mulai Juni tahun ini akan diperkenankan mengemudi mobil dan mengendarai sepeda motor.

Perempuan Arab Saudi di stadion. (Saudi Gazette)

Ulama senior Saudi sebut perempuan tidak wajib berabaya

Selama ini kaum hawa di negeri Dua Kota Suci tersebut wajib berabaya dan berjilbab serba hitam di tempat umum.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019

TERSOHOR