kabar

Di Arab Saudi, elang wajib punya paspor

Tahun lalu terjual 1.114 elang pemburu seharga US$ 24 juta di seantero enam negara Arab Teluk.

01 Agustus 2017 13:15

Elang pemburu merupakan piaraan tersohor di Arab Saudi. Tapi untuk membawa elang peliharaan berburu di luar Arab Saudi, hewan itu wajib memiliki paspor.

Hingga tahun ini di Arab Saudi, sudah 4.492 paspor dikeluarkan buat elang.

Tahap pertama dalam proses untuk mendapatkan paspor, pemilik mesti membawa elangnya ke the Prince Fahad bin Sultan Falcon Centre buat menjalani pemeriksaan kesehatan. Sertifikat sehat dari dokter inilah menjadi syarat buat memperoleh paspor bagi sang elang.

Setelah dinyatakan sehat, pemilik bisa mengajukan permohonan buat mendapatkan paspor bagi elang piaraanya ke Otoritas Hewan Liar Saudi, dengan melampirkan salinan paspor atau surat izin mengemudi pemohon, salinan kartu identitas penduduk, salinan surat izin impor, sertifikat kesehatan elang, dokumen kepemilikan, dan foto elangnya.

Hanya perlu waktu kurang dari sepekan untuk memperoleh paspor bagi elang peliharaan, setelah semua syarat terpenuhi.  

Kemudian chip mikro berisi semua data mengenai elang bersangkutan ditanam di dalam tubuh elang.

Persoalan bagi pemilik elang adalah banyak pos perbatasan lintas negara tidak membolehkan elang non-hibrida, harganya termahal, masuk ke Arab Saudi.

Prosedur mengimpor elang dan membawa masuk ke Arab Saudi tidak mudah. Elang pemburu cuma boleh dibawa masuk ke negara Kabah itu melaui bandar-bandar udara tertentu.

Paspor elang itu, berwarna coklat dengan masa berlaku tiga tahun, berisi informasi mengenai nomor paspor, nama pemilik, foto hewan, jenis spesies, dan negara kelahiran elang. 

Paspor tersebut mencakup pula nomor sertifikat kepemilikan dan nomor chip mikro.

Tahun lalu terjual 1.114 elang pemburu seharga US$ 24 juta di seantero enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu telepon pemimpin Sudan dan Chad ucapkan selamat Idul Fitri

Netanyahu bertemu Abdil Fattah al-Burhan Februari tahun ini dan tahun lalu mengunjungi Chad.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 2.399 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 72.560 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.132 orang, termasuk 174 meninggal.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter)

Istri pangeran Qatar minta suaminya dibebaskan dari penjara karena takut terinfeksi Covid-19

Syekh Talal adalah cucu dari Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani, emir Qatar selama 1960 hingga 1972. Dia dilengserkan oleh sepupunya, Syekh Khalifah bin Hamad ats-Tsani, kakek dari Emir Qatar sekarang Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani.





comments powered by Disqus