kabar

Iklan di Maroko sarankan orang bunuh diri jika tidak bisa bahasa Inggris

Pihak sekolah akhirnya mencabut iklan tersebut dan meminta maaf melalui laman Facebooknya.

13 Agustus 2017 05:52

Sebuah papan iklan di pinggir jalan di Kota Kasablanka, Maroko, memicu polemik. Sebab kata-kata dalam pariwara ini kontroversial.

IKlan itu bilang, "Kalau Anda masih tidak dapat berbahasa Inggris, lebih baik bunuh diri."

Iklan aneh ini dibiayai oleh sebuah sekolah swasta mengajarkan bahasa Inggris kepada murid-muridnya.

Para pengguna media sosial heboh. Pihak sekolah akhirnya mencabut iklan tersebut dan meminta maaf melalui laman Facebooknya.  

Bahasa Arab merupakan bahasa resmi di Maroko. Sebagai bekas jajajan Prancis, negara Arab maghribi ini juga menjadikan Prancis sebagai bahasa kedua.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.931 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 76.726 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 14.668 orang, termasuk 190 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Mulai 21 Juni, penduduk Arab Saudi bebas berkegiatan kecuali yang tinggal di Makkah

Meski mulai 21 Juni kehidupan kembali normal di Arab Saudi, penerbangan internasional dan umrah masih dilarang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 2.235 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 74.795 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.548 orang, termasuk 184 meninggal.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.





comments powered by Disqus