kabar

Pesantren Al-Zaytun berencana membuka Fakultas Bahasa Ibrani

Syekh Panji Gumilang mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Sapri Sale, penulis Kamus Ibrani-Indonesia.

26 Agustus 2017 12:40

Pemimpin Pesantren Al-Zaytun Syekh Panji Gumilang kesengsem berat dengan bahasa Ibrani. Karena itu, setelah mendengar ada kamus Bahasa Ibrani-Indonesia diterbitkan, dia langsung menguber penulisnya, yakni Sapri, sarjana Bahasa Arab lulusan Universitas Al-Azhar, Ibu Kota Kairo, Mesir.

Menurut Sapri kepada Albalad.co hari ini, kabar itu dia ketahui setelah laman resmi Kementerian Luar Negeri Israel berbahasa Indonesia mengunggah foto kamus Bahasa Ibrani-Indonesia karangan Sapri itu. Kemudian ada orang dari Amerika Serikat menelepon Sapri dan menyuruh dia untuk segera bertemu Syekh Panji.

Sapri bercerita pimpinan Al-Zaytun lantas menugaskan dua mahasiswanya ke kediaman Sapri di Jakarta. Dan Rabu subuh lalu, dia dijemput pihak Al-Zaytun untuk dibawa menemui Syekh Panji.

"Saya sudah car-cari orang seperti Anda (bisa berbahasa Ibrani) sejak 1996," kata Syekh Panji, seperti diceritakan Sapri dalam pertemuan itu. "Saya ingin bekerja sama dengan Anda (Sapri). Saya mau buka Fakultas Bahasa Ibrani (di Universitas Al-Zaytun) dan Anda menjadi dekannya."

Tapi Sapri belum mengiyakan tawaran dari Syekh Panji tersebut. Dia mengakui Syekh Panji mengimpikan Indonesia dapat membina hubungan diplomatik dengan Israel, sebuah cita-cita ditentang sebagian besar masyarakat muslim di Indonesia.

Sapri bilang Syekh Panji terobsesi mewujudkan rencananya membuka Fakultas Bahasa Ibrani. Dia berjanji bakal mengundang kembali Sapri ke Al-Zytun, berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sehabis acara 1 Muharam.      

Selama di Al-Zaytun, Sapri diajak berkeliling dan dijamu makan siang.

Selain kamus Ibrani-Indonesia, Sapri juga sudah menerbitkan buku Percakapan Sehari-hari Bahasa Ibrani.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

Profesor Ronit Ricci berpose bareng Sapri Sale di tempat kursus bahasa Ibrani di Jakarta. (Albalad.co/Istimewa)

Pengajar bahasa Indonesia di Israel kunjungi kursus bahasa Ibrani di Jakarta

Ronit adalah satu-satunya pengajar bahasa Indonesia di negara Zionis itu. Sapri juga satu-satunya pengajar bahasa Ibrani secara terbuka di Indonesia.

Pemimpin rabbi di Singapura saat mengunjungi kelas bahasa Ibrani di kantor ICRP di Jakarta, 9 Juli 2019. (Sapri Sale buat Albalad.co)

Pemimpin rabbi Singapura kunjungi kelas bahasa Ibrani di Jakarta

"Kelas Ibrani diasuh Sapri itu dapat mendekatkan antara muslim dan Yahudi," kata Rabbi Abergel.

Sapri Sale tengah mengajar bahasa Ibrani di Jakarta, 7 Maret 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Madrasah aliyah di Jakarta akan ajarkan bahasa Ibrani

Pelajaran itu diberikan kepada murid kelas X selama tiga tahun hingga mereka kelas XII.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

isis rusak gereja

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

15 November 2019

TERSOHOR