kabar

Interpol hapus nama Yusuf Qaradawi dalam daftar buronan

Interpol menyimpulkan tuduhan perampokan, pembakaran, dan pembunuhan oleh Qaradawi palsu.

11 September 2017 13:39

Organisasi Kepolisian Internasional (Interpol) telah menghapus nama ulama tersohor Syekh Yusuf al-Qaradawi dalam daftar buronan.

Melalui keterangan tertulis kemarin, the Arab Organisation for Human Rights (AOHR) bilang keputusan itu diambil setelah Interpol menyimpulkan pemerintah Mesir memasukkan nama Syekh Qaradawi tiga tahun lalu untuk menutupi kejahatan politiknya terhadap kaum oposisi. 

Syekh Qaradawi memang menolak kudeta dilakukan Abdil Fattah as-Sisi terhadap Presiden Muhammad Mursi dari kelompok Al-Ikhwan al-Muslimun. Dia merupakan warga negara Mesir sudah sejak 1990-an mengasingkan diri di Qatar. 

"Keputusan oleh Interpol untuk mencabut nama Al-Qaradawi dan yang lainnya (dari daftar buronan) bisa dilihat sebagai kekalahan penguasa Mesir," kata Presiden AOHR Muhammad Jamil.

AOHR menjelaskan Interpol berkali-kali membahas mengenai ulama 91 tahun itu dengan pihaknya sebelum mengambil keputusan tersebut. 

Syekh Qaradawi, Ketua Persatuan Cendekia Islam Internasional, dimasukkan dalam daftar buronan Interpol atas tuduhan perampokan, pembakaran, dan pembunuhan setelah kudeta pada 2013.

AOHR menyebutkan Interpol akhirnya menyimpulkan semua tudingan itu palsu lantaran saat itu Syekh Qaradawi tidak berada di Mesir. Selain itu, tuduhan kejahatan atas dia tidak mungkin mengingat reputasi dan usianya. 

"Banyak negara, termasuk Uni Emirat Arab, merupakan dalang dari dimasukkannya nama Syekh Qaradawi dalam daftar buronan Interpol," ujar Jamil.

 

 

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Korban meninggal lantaran Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 38 orang

Dari 138 penderita baru Covid-19 di negara Kabah itu, 43 orang berada di Riyadh, 33 orang di Jeddah, 17 orang di Makkah, dan 13 orang di Madinah.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 466 orang

Sedangkan di Madinah terdapat empat pasien baru. Alhasil, orang terinfeksi Covid-19 di kota nabi itu naik menjadi 239 orang.

Pemeriksaan suhu tubuh di sebuah kantor di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi meningkat jadi 34 orang

Terdapat 2.385 penderita Covid-19 di negara Kabah itu, termasuk yang wafat.

Desain calon menara terjangkung sejagat bakal dibangun di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Dubai berlakukan jam malam 24 jam selama dua pekan

Hingga kemarin, penderita Covid-19 di Uni Emirat Arab berjumlah 1.505 orang, termasuk sepuluh meninggal.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Korban meninggal lantaran Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 38 orang

Dari 138 penderita baru Covid-19 di negara Kabah itu, 43 orang berada di Riyadh, 33 orang di Jeddah, 17 orang di Makkah, dan 13 orang di Madinah.

06 April 2020

TERSOHOR