kabar

Rakyat Arab Saudi batal berdemonstrasi karena pengamanan sangat ketat

Mereka merencanakan lagi untuk turun ke jalan Sabtu pekan depan.

16 September 2017 20:34

Rakyat Arab Saudi kemarin batal menggelar unjuk rasa menentang rezim dipimpin Raja Salman bin Abdul Aziz, dalam sebuah gerakan diberi nama Gerakan 15 September.

"Pengaman sangat ketat di mana-mana sehingga rakyat takut untuk melakukan protes," kata sumber Albalad.co di Riyadh hari ini. "Mereka semua hanya omong doang, tidak berani turun ke jalan."

Penggerak demonstrasi besar-besaran bertajuk Gerakan 15 September sejak Kamis malam sudah menentukan titik kumpul di beragam kota di Arab Saudi untuk berunjuk rasa hari ini. Demonstrasi akan mulai digelar sehabis salat Jumat.

Warga Arab Saudi ingin ikut dalam protes pertama sejak negara Kabah itu dibentuk diminta berhati-hati agar tidak ketahuan oleh aparat keamanan.

Sebab sejak akhir pekan lalu polisi Arab Saudi sudah menangkap 30 orang, termasuk Pangeran Abdul Aziz bin Fahad merupakan putra dari mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz serta tiga ulama, Syekh Salman al-Audah, Syekh Muhammad Awad al-Qarni, dan Syekh Ali al-Umari.

Dia bilang lokasi titik kumpul massa itu di antaranya Masjid Al-Ulaya di Riyadh, Masjid Muhammad bin Abdul Aziz (Jeddah), Masjid Jami Al-Kabir (Khobar), Masjid Faisal bin Turki (Al-Ahsa), Masjid Malik Fahad (Dammam), Masjid Asy-Syakirin (Jizan), dan Masjid Tabuk (Madinah).

Sumber Albalad.co ini menambahkan unjuk rasa besar-besaran ini memprotes rezim Bani Saudi yang korup dan otoriter.

Sumber Albalad.co lainnya mengungkapkan demonstrasi besar ini sudah lama direncanakan. Mulanya ingin digelar pada 25 April lalu namun gagal, kemudian dijadwalkan pada 7 Ramadan, juga tidak terlaksana.

Meski begitu, pimpinan Geerakan 15 September merencanakan lagi untuk berdemonstrasi Sabtu pekan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Amerika puji musuh Bin Salman

Departemen Luar Negeri Amerika mendesak Bin Salman segera membebaskan kedua anak Saad al-Jabri dari tahanan.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.567 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 285.793 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 29.398 orang, termasuk 563 meninggal.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Bin Salman dan simpang jalan menuju singgasana

Pilihan bagi Bin Salman cuma dua untuk menjadi raja kedelapan Arab Saudi: mengumumkan Raja Salman telah wafat atau mengatakan Raja Salman masih hidup dan mengundurkan diri.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

13 hari setelah habisi Khashoggi, Bin Salman kirim tim buat bunuh pengkritiknya di Kanada

Meski gagal, Al-Jabri mengungkapkan Bin Salman tetap mengirim agen-agennya ke Amerika untuk mencari segala usaha untuk bisa memasuki wilayah Kanada melalui jalan darat.





comments powered by Disqus