kabar

Negara-negara pengekspor senjata ke junta Myanmar

Kebanyakan persenjataan Myanmar selama 1990-2016 diimpor dari Cina, Rusia, Israel, Ukraina, dan India.

17 September 2017 09:03

Selama lebih dari setengah abad, junta militer berkuasa di Myanmar dengan tangan besi. Sejak awal 1990-an, negara ini terkena beragam embargo dan sanksi dari Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Pada 2012, ketika Myanmar mulai melakoni transisi demokrasi, beberapa sanksi mulai diperlunak. Meski ebgitu, embargo senjata oleh Uni Eropa tetap berlaku.

Myanmar kini mendapat sorotan dan tekanan internasional lantaran pasukan keamanannya melakukan pembasmian etnis minoritas muslim Rohingya. Kampanye militer sejak 25 Agustus lalu itu memaksa 370 ribu warga Rohingya mengungsi ke negara tetangga Bangladesh, lebih dari 80 desa komunitas Rohingya terbakar, dan ratusan orang terbunuh.

Kebanyakan persenjataan Myanmar selama 1990-2016 diimpor dari Cina, Rusia, Israel, Ukraina, dan India. Israel bahkan dikabarkan membantu Myanmar membuat tiga kapal perang. Negara Zionis ini juga memasok senapan serbu Corner Shot.

Berikut daftar impor senjata Myanmar pada periode 1990-2016:

Pesawat tempur

Cina    : 120 unit
Rusia    : 64 unit
Polandia: 35 unit
Jerman    : 20 unit
Negara-negara pecahan Yugoslavia: 12 unit
India    : 9 unit   
Swiss    : 3 unit
Denmark    : 1 unit

Kendaraan bersenjata

Cina    : 696 unit
Israel    : 120 unit
Ukraina    : 50 unit
India    : 20 unit

Peluru kendali

Rusia    : 2.971
Cina    : 1.029
Belarus    : 102
Bulgaria: 100
Ukraina    : 10

Kapal patroli

Cina    : 21
India    : 3
Negara-negara bekas Yugoslavia: 3

Artileri

Cina    : 125
Serbia    : 120
Rusia    : 100
Israel    : 21
Korea Utara: 16
India    : 10

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 

Sadim al-Maliki, perempuan Arab Saudi bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka. (Al-Bawaba)

Seorang pedagang di Jeddah bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka

Sesuai aturan, Sadim terancam didenda seratus riyal. Kalau diulangi, dendanya 200 riyal. 

Sejumlah orang mengangkat jenazah ulama Arab Saudi, Syekh Fahad al-Qadi, meninggal dalam penjara pada 12 November 2019. (Twitter)

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019

TERSOHOR