kabar

Perempuan Arab Saudi pertama mendapat izin mengemudi 66 tahun lalu

Raja Salman membolehkan kaum hawa di Arab Saudi menyetir mobil mulai Juni tahun depan.

02 Oktober 2017 20:20

Enam puluh enam tahun lalu, seorang hakim memberikan izin bagi satu perempuan buat menyetir mobil di Arab Saudi.

Menurut ahli sejarah Abdul Karim al-Hawqil, kisah itu melibatkan seorang lelaki buta dan dua putrinya. Salah satu anak perempuan dari pria tuna netra tersebut mengemudikan mobil untuk mengantar ayahnya.

Ada saat-saat di mana sang ayah menjual barang-barng ke pasar. Hingga suatu hari orang-orang di pasar keheranan melihat seorang wanita mengemudi mobil. "Aneh bagi mereka melihat seorang perempuan di belakang kemudi," kata Hawqil.

Orang-orang di pasar kemudian membawa lelaki buta itu bersama dua putrinya ke hadapan hakim bernama Syekh Ali bin Sulaiman ar-Rumi. Setelah mendengarkan keterangan dan lelaki buta  dan dua anak perempuannya itu, Syekh Ali kemudian mengizinkan salah satu putri dari pria tuna netra itu untuk menyetir mobil.

"Hakim itu menjadi yang pertama membolehkan seorang perempuan menyetir mobil di Arab Saudi, 66 tahun lalu," katanya kepada Al-Arabiya.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Selasa pekan lalalu memutuskan mengizinkan kaum hawa di negara Kabah itu untuk mengemudi mulai Juni tahun depan.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Amerika beri waktu sebulan bagi Saudi buat umumkan nama para pembunuh Khashoggi

CIA, Kongres Amerika, dan Turki meyakini perintah buat menghabisi Khashoggi berasal dari Bin Salman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Twitter)

Israel akan gelar pemilihan umum 2 Maret 2020, ketiga dalam setahun

Tapi lantaran tanggal itu bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Musa (Purim), semua anggota Knesset menyepakati pesta demokrasi itu dilangsungkan pada 2 Maret.

Mendiang wartawan Jamal Khashoggi. (NBC News)

Diplomat Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi dilarang masuk Amerika

Hingga kini negeri Dua Kota Suci itu masih bungkam di mana mereka menyembunyikan potongan-potongan tubuh Khashoggi. 

Sinagoge Beit Torat Chaim di Kota Jayapura, Papua. (Rabbi Aharon Sharon buat Albalad.co)

Komunitas Yahudi di Papua sudah miliki sinagoge

Aharon bilang tiga rabbi dari Israel pernah berkunjung ke tempatnya pada 2017 dan setahun kemudian menghadiahkan gulungan Torah untuk dipakai di sinagoge itu.





comments powered by Disqus