kabar

Lelaki Saudi gugat tetangganya karena membunuh seekor semut

Hakim menolak memproses karena penggugat tidak bisa menunjukkan surat kuasa dirinya sebagai pengacara semut terbunuh.

10 Oktober 2017 07:56

Delapan tahun lalu, seorang lelaki Arab Saudi tidak disebut namanya menggugat seorang tetangganya lantaran menginjak seekor semut hingga tewas dengan sengaja. Dia menekankan perbuatan itu melanggar ajaran Islam.

"Seekor semut ciptaan Tuhan berhak untuk hidup," kata pria tersebut di hadapan Hakim Muhammad al-Fayiz. Karena itu, dia meminta kepaa hakim agar hukum Ilam ditegakkan terhadap pembunuh seekor semut itu.

Hakim Fayiz bilang kepada penggugat, dirinya tidak bisa memproses gugatan itu kalau penggugat tidak menunjukkan bukti penunjukan dirinya sebagai pengacara oleh orang tua semut terbunuh.

"Kasus ini tidak bisa dilanjutkan lantaran Anda tidak bisa memberikan surat kuasa dari orang tua semut menunjuk Anda sebagai pengacara," ujar Fayiz.

Penggugat itu kaget dengan jawaban hakim. Dia lantas meninggalkan ruangan sidang.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu telepon pemimpin Sudan dan Chad ucapkan selamat Idul Fitri

Netanyahu bertemu Abdil Fattah al-Burhan Februari tahun ini dan tahun lalu mengunjungi Chad.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 2.399 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 72.560 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.132 orang, termasuk 174 meninggal.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter)

Istri pangeran Qatar minta suaminya dibebaskan dari penjara karena takut terinfeksi Covid-19

Syekh Talal adalah cucu dari Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani, emir Qatar selama 1960 hingga 1972. Dia dilengserkan oleh sepupunya, Syekh Khalifah bin Hamad ats-Tsani, kakek dari Emir Qatar sekarang Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani.





comments powered by Disqus