kabar

Nilai UNESCO anti-Israel, Amerika keluar dari keanggotaan

UNESCO pernah mengeluarkan resolusi menyatakan Kota Tua di Yerusalem Timur milik Palestina dan tidak ada kaitannya dengan Yahudi.

13 Oktober 2017 06:30

Amerika Serikat kemarin mengumumkan keluar dari UNESCO (Organisasi Kependidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) dengan alasan lembaga berpusat di Ibu Kota Paris, Prancis, itu beberapa kali bersikap anti-Israel.

Melalui keterangan tertulis, Departemen Luar Negeri Amerika menyatakan pengunduran diri itu baru berlaku pada 31 Desember 2018. Nantinya, negara adikuasa ini hanya akan menjadi negara peninjau di UNESCO. "Amerika akan tetap menjadi anggota penuh UNESCO hingga tanggal tersebut."

Amerika menilai perlu ada perubahan mendasar dalam UNESCO agar tidak terus berperilaku anti terhadap negara Zionis.

Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova sangat menyesalkan keputusan Amerika itu. "Mundurnya Amerika merupakan kehilangan bagi keluarga PBB dan multilateralisme," katanya lewat keterangan tertulis.

Semasa Presiden Ronald Reagan berkuasa, Amerika juga keluar dari UNESCO pada 1980-an. Amerika bergabung kembali dua dasawarsa kemudian, di masa pemerintahan Presiden George Walker Bush.

Pada 2011, semasa pemerintahan Barack Obama, Amerika mengurangi sebagian besar iurannya kepada UNESCO lantaran badan internasional ini menerima Palestina sebagai anggota penuh.

Keluarnya Amerika dari UNESCO juga dipicu oleh keinginan untuk menghemat anggaran, seperti dilansir majalah Foreign Policy.

Amerika memang sangat gusar terhadap UNESCO atas sejumlah resolusinya belakangan ini. UNESCO menetapkan Hebron di Tepi Barat sebagai situs warisan dunia milik Palestina. Lembaga ini juga menyatakan Kota Tua di Yerusalem Timur merupakan kepunyaan Palestina dan tidak ada kaitannya dengan Yahudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 2.235 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 74.795 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.548 orang, termasuk 184 meninggal.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu telepon pemimpin Sudan dan Chad ucapkan selamat Idul Fitri

Netanyahu bertemu Abdil Fattah al-Burhan Februari tahun ini dan tahun lalu mengunjungi Chad.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 2.399 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 72.560 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.132 orang, termasuk 174 meninggal.





comments powered by Disqus