kabar

Aparat keamanan Qatar serbu istana milik Syekh Sultan ats-Tsani

Qatar juga telah membekukan seluruh rekening bank, sukuk, dan kontrak bisnis milik Syekh Sultan.

17 Oktober 2017 11:32

Sekitar 15 aparat keamanan bersenjata Kamis malam pekan lalu menyerbu istana milik anggota keluarga Kerajaan Qatar Syekh Sultan bin Suhaim ats-Tsani di Ibu Kota Doha, seperti dilansir Sky News. 

Penyisiran oleh pasukan keamanan berlangsung sejak pukul sembilan malam hingga Jumat jam tiga dini hari. 

Dalam insiden itu, aparat keamanan Qatar menyita sekitar 137 tas dan sejumlah kotak besi berisi dokumen dan barang-barang kepunyaan Syekh Sultan. Mereka juga membawa barang-barang dan dokumen peninggalan mantan Menteri Luar Negeri Qatar Syekh Suhaim bin Hamad ats-Tsani, wafat pada 1985.

Pasukan keamanan Qatar sebelumnya menyerbu kamar pribadi Syekha Muna ad-Dosari, ibu dari Syekh Sultan ats-Tsani. Mereka juga menyita seluruh foto pribadi dan keluarga, perhiasan, barang-barang berharga, serta fulus kepunyaan Syekha Muna. 

Dalam tiga operasi tersebut, sejumlah pekerja istana ditangkap dan dipukul. Seorang penjaga istana dari Sudan dideportasi serta dua pekerja asal Maroko berinisial MS dan YF dibekuk.

Para pekerja dari Sudan lainnya dipukuli dan ditahan delapan jam. Sampai sekarang, seluruh pekerja di istana milik Syekh Sultan berada dalam pengawasan pasukan keamanan Qatar. 

Syekh Sultan sebelumnya menyatakan dukungannya terhadap seruan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani agar ada perubahan rezim di Qatar. 

Qatar juga telah membekukan seluruh rekening bank, sukuk, dan kontrak bisnis milik Syekh Sultan.

Hal serupa juga menimpa Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

 

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 80 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.978 orang, termasuk 199 meninggal.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ayah penggal kepala anak perempuannya berumur 13 tahun di Iran demi jaga kehormatan keluarga

Pembunuhan demi menjaga kehormatan keluarga menjadi hal lazim di beberapa negara berpenduduk mayoritas muslim, terutama di dunia Arab.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.815 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 78.541 orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.830 orang, termasuk 194 meninggal.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi cabut larangan salat berjamaah di semua masjid kecuali di Makkah

Untuk menggelar salat Jumat, pengurus harus membuka masjid 20 menit sebelum waktu salat tiba dan mengunci kembali masjid 20 menit sehabis bubaran salat. Pelaksanaan salat Jumat dan khotbah tidak boleh lebih dari 15 menit.





comments powered by Disqus