kabar

Buat cegah serangan bom, Somalia larang truk beroperasi siang di Mogadishu

Serangan terburuk terjadi pada 14Oktober lalu dan menewaskan lebih dari 350 orang.

01 November 2017 09:05

Setelah dua serangan bom berskala besar, pemerintah Somalia memutuskan untuk melarang truk dan truk tangki beroperasi siang di Ibu Kota Mogadishu.

Wali Kota Mogadishu Thabit Abdi mengumumkan truk dan truk tangki tidak boleh melintas di kotanya saban pukul tujuh pagi hingga jam delapan malam tiap hari. Siapa saja melanggar bakal didenda US$ 1 ribu.

Aturan ini dikeluarkan setelah terjadinya dua serangan bom menggunakan truk menghantam Mogadishu. Serangan pertama berlaku pada 14 Oktober dan menewaskan lebih dari 350 orang.

Serangan terbaru berlangsug pada 28 Oktober setelah dua truk berisi bahan peledak diledakkan menggunakan detonator. Insiden ini membunuh sedikitnya 27 orang.

Pemerintah Somalia kerap menuding milisi Asy-Syabab sebagai dalang serangan teror di Mogadishu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu jalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus korupsi

Netanyahu adalah perdana menteri pertama Israel menjadi terdakwa ketika sedang menjabat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu telepon pemimpin Sudan dan Chad ucapkan selamat Idul Fitri

Netanyahu bertemu Abdil Fattah al-Burhan Februari tahun ini dan tahun lalu mengunjungi Chad.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 2.399 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 72.560 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.132 orang, termasuk 174 meninggal.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter)

Istri pangeran Qatar minta suaminya dibebaskan dari penjara karena takut terinfeksi Covid-19

Syekh Talal adalah cucu dari Syekh Ahmad bin Ali ats-Tsani, emir Qatar selama 1960 hingga 1972. Dia dilengserkan oleh sepupunya, Syekh Khalifah bin Hamad ats-Tsani, kakek dari Emir Qatar sekarang Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani.





comments powered by Disqus