kabar

Pengusaha Israel bilang orang Israel sudah biasa berkunjung ke Arab Saudi

Ben Tzion mengunjungi Masjid Nabawi pekan lalu.

22 November 2017 09:55

Penguasa asal Israel Emmanuel Shahaf bilang berita lawatan Ben Tzion, lelaki Yahudi dari Israel bulan ini berkunjung ke Arab Saudi, termasuk ke Masjid nabawi di Kota Madinah, merupakan hal lazim.

"Kabar itu bukan hal baru. Saya sudah sering mendengar cerita orang Yahudi Israel melawat ke Arab Saudi," kata Shahaf saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya semalam. "Hanya saja mereka tidak berkoar-koar."

Kunjungan Tzion ke Masjid Nabawi menuai kecaman dari kaum muslim sejagat. Karena menurut ajaran Islam, penganut non-Islam diharamkan memasuki dua kota suci Makkah dan Madinah di Arab Saudi.

Salah satu foto dia unggah memperlihatkan dirinya bergamis abu-abu dan berkafiyeh di dalam Masjid Nabawi, menunjuk ke arah namanya dalam bahasa Ibrani, dibordir di tas berisi tefillin, selendang perlengkapan sembahyang orang Yahudi.  

Tzion, narablog untuk Times of Israel, membeli gamis dan kafiyeh itu di Yerusalem. "Saya membeli pakaian itu sebagai bentuk penghormatan, karena saya ingin pergi ke Masjid Nabawi di Madinah," kata Tzion. "Tentu saja saya tidak akan ke sana berpakaian jins, itu tindakan melecehkan."

Lelaki dilahirkan dan dibesarkan di Roztov-on-Don, selatan Rusia, ini tidak mau memberitahu di mana dia sekarang. Dia mengaku telah meninggalkan Arab Saudi beberapa hari lalu dan kini berada di negara memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

"Tidak ada seorang pun melukai saya selama di Masjid Nabawi. (Sebab) saya tidak pernah bermaksud untuk melecehkan," ujar Tzion. "Saya tidak menyembunyikan apapun. Orang-orang tahu saya orang Yahudi."

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Tarawih pertama di Masjid Al-Haram cuma diikuti sekitar 200 jamaah

Salat tarawih di Masjid Al-Haram dan masjid Nabawi dipersingkat menjadi sepuluh rakaat plus witir. Tiap kali tarawih dipimpin dua imam bergantian.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Salat tarawih di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi hanya untuk pengurus dan petugas kebersihan masjid

Salayt tarwih di kedua masjid itu dipersingkat menjadi sepuluh rakaat plus witir dari biasanya 20 rakaat plut tiga rakaat witir.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi tutup Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan

Alhasil, selama bulan puasa diperkirakan mulai Kamis pekan ini, tidak akan ada salat berjamaah lima waktu, salat Jumat, salat tarawih, itikaf, dan buka puasa bersama di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi.

Sebanyak 450 orang bekerja bergiliran saban hari selama 24 jam untuk membersihkan dan mensterilkan Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Semua karpet dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi digulung

Hingga kemarin, terdapat 767 orang terinfeksi Covid-19 di Arab Saudi, termasuk satu yang meninggal di Madinah.





comments powered by Disqus