kabar

Menolak serahkan harta, pangeran dan konglomerat dibekuk atas tuduhan korupsi bisa dipenjara

Pangeran Muhammad bin Salman telah meraup sekitar US$ 194 miliar dari rekening dan aset dibekukan milik para pangeran dan konglomerat ditangkap.

23 November 2017 23:21

Syarat utama bagi para pangeran dan konglomerat Arab Saudi ditangkap atas tuduhan korupsi untuk bebas adalah menyerahkan hingga 70 persen hartanya. Namun baru sebagian kecil tahanan bersedia memenuhi syarat ini.

Mereka mau memenuhi syarat itu akan diizinkan pulang tapi dikenai status tahanan rumah sampai semua dana miliknya dipindahkan.

Menurut seorang pejabat Arab Saudi, mereka yang menolak bakal diadili dan mendekam di penjara superketat Al-Hayir, sekitar 40 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Riyadh.

Satu pejabat lainnya bilang sampai sekarang sudah lebih dari dua ribu rekening dibekukan.

Seorang sumber mengungkapkan kepada Daily Mail, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman telah meraup US$ 194 miliar dari rekening dan aset dibekukan milik para pangeran, konglomerat, dan pejabat ditahan atas tuduhan korupsi.

ratusan anggota keluarga kerajaan, konglomerat, pejabat, dan perwira militer ditahan sejak Sabtu tiga pekan lalu dengan tudingan rasuah. Penangkapan besar-besaran itu atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya dan diketuai oleh Pangeran Muhammad bin Salman.  

Selain ditahan di Ritz Carlton, kaum elite dibekuk atas tudingan korupsi itu juga ditahan di Hotel Courtyard dan Hotel Diplomatic Quarter, terletak di seberang jalan dari Ritz Carlton.

Sejumlah orang mengangkat jenazah ulama Arab Saudi, Syekh Fahad al-Qadi, meninggal dalam penjara pada 12 November 2019. (Twitter)

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi rekrut pegawai Twitter buat mata-matai para pengkritik

Ketiga warga Saudi itu diarahkan oleh seorang pejabat Saudi tidak disebut namanya. Dia bekerja untuk seseorang bersandi Royal Family Member-1, menurut surat kabar the Washington Post adalah Pangeran Muhammad bin Salman.

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Bin Salman kembali rampas dan bekukan properti milik pangeran dan pengusaha

Mereka yang menjadi korban termasuk Pangeran Badr bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Para pangeran senior Saudi kecewa dengan kepemimpinan Bin Salman

Konflik internal dalam keluarga Bani Saud meletup setelah Raja Salman mengangkat Bin Salman sebagai wakil putera mahkota pada April 2015.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Diplomat Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi dilarang masuk Amerika

Hingga kini negeri Dua Kota Suci itu masih bungkam di mana mereka menyembunyikan potongan-potongan tubuh Khashoggi. 

11 Desember 2019

TERSOHOR