kabar

Tunisia hentikan operasi Emirates karena perempuan negara itu dilarang ke UEA

Kebijakan ini keluar setelah Jumat pekan lalu UEA melarang perempuan asal Tunisia terbang atau transit di negara Arab Teluk itu.

25 Desember 2017 07:13

Pemerintah Tunisia kemarin melarang maskapai Emirates Airline terbang ke negaranya karena Uni Emirat Arab (UEA) juga melarang kaum hawa dari Tunisia memasuki UEA.

Kebijakan ini keluar setelah Jumat pekan lalu UEA melarang perempuan asal Tunisia terbang atau transit di negara Arab Teluk itu.

Kementerian Transportasi Tunisia bilang menghentikan seluruh penerbangan Emirates ke Ibu Kota Tunis sampai maskapai berpusat di Kota Dubai tersebut bisa memenuhi aturan hukum dan perjanjian internasional.

Melalui akun Twitternya, Emirates menyebutkan bakal menghentikan semua penerbangan rute Dubai-Tunis mulai hari ini.

Sejumlah perempuan Tunisia mengaku dilarang memasuki UEA atau mesti menjalani pemerintahan tambahan ketika tiba di negara itu. Hal ini memicu kemarahan rakyat Tunisia.

Hubungan kedua negara mengalami masalah sejak Revolusi Arab bertiup dari Tunisia enam tahun lalu. UEA menuding gelombang kebebasan tersebut bisa mengancam stabilitas dan keamanan UEA.

Isu lainnya soal ketidakstabilan di Libya, di mana UEA memberikan dukungan militer dan keuangan bagi jenderal Khalifah Haftar. Memburuknya situasi keamanan di Libya bisa mengancam stabilitas Tunisia karena kedua negara ini bersebelahan.

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 80 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.978 orang, termasuk 199 meninggal.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ayah penggal kepala anak perempuannya berumur 13 tahun di Iran demi jaga kehormatan keluarga

Pembunuhan demi menjaga kehormatan keluarga menjadi hal lazim di beberapa negara berpenduduk mayoritas muslim, terutama di dunia Arab.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.815 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 78.541 orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.830 orang, termasuk 194 meninggal.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi cabut larangan salat berjamaah di semua masjid kecuali di Makkah

Untuk menggelar salat Jumat, pengurus harus membuka masjid 20 menit sebelum waktu salat tiba dan mengunci kembali masjid 20 menit sehabis bubaran salat. Pelaksanaan salat Jumat dan khotbah tidak boleh lebih dari 15 menit.





comments powered by Disqus