kabar

Protes anti-Rouhani berlanjut

Demonstrasi juga berlangsung di Kota Qom.

30 Desember 2017 01:56

Demonstrasi besar-besaran di Iran sejak Kamis lalu berlanjut. Para pengunjuk rasa marah dengan makin mahalnya biaya hidup dan maraknya korupsi di negara Mullah itu.

Mereka menganggap pemerintahan Presiden Hasan Rouhani gagal mengendalikan harga. Dalam sepekan, harga telur naik dua kali lipat.

Hasil investigasi BBC menyebutkan dalam sepuluh tahun terakhir, rata-rata warga Iran lebih miskin 30 persen.

Protes terbesar terjadi dua hari lalu di Kota Masyhad. Sebanyak 52 orang ditangkap. 

Unjuk rasa dalam jumlah besar juga berlangsung di Kota Kermansyah, barat Iran, dan di Kota Syiraz, bagian selatan negeri Persia itu.

Demonstrasi pecah pula di Kota Qom, pusat teologi Syiah. Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan "Matilah Hizbullah" dan "Apakah kamu tidak malu Khamenei? Tinggalkan negara ini."

Khamenei merujuk pada pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. Dia menduduki posisi tersebut menggantikan mendiang pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatullah Khomeini.

Demonstran di beragam kota juga menuntut Iran keluar dari wilayah konfluk di Suriah, Yaman, dan Jalur Gaza. 

 

Situasi di lokasi dua bom bunuh diri terjadi pada 21 Januari 2021 di sebuah pasar pakaian bekas di Ibu Kota Baghdad, Irak. (Twitter/FJ)

Bom bunuh diri pertama dalam tiga tahun hantam Baghdad, 32 orang tewas

Pengebom bunuh diri pertama mengaku sakit. Saat orang-orang mendekat untuk memberi pertolongan dia menekan detonator bom di tubuhnya.

Lokasi unjuk rasa antirezim di seantero Iran. (BBC)

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.





comments powered by Disqus