kabar

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.

07 Januari 2018 21:16

Aparat keamanan Iran telah menangkap mantan Presiden Mahmud Ahmadinejad di Kota Syiraz. Dia dituduh menghasut rakyat negara Mullah itu untuk memberontak dan menggelar unjuk rasa lebih besar lagi lewat komentarnya di Bushehr.

Sujumlah sumber bisa dipercaya mengungkapkan pihak keamanan akan meminta persetujuan pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei untuk menetapkan status tahanan rumah bagi presiden dua kali terpilih pada 2005-2013 itu, seperti dilansir surat kabar Al-Quds al-Arabi.

Selama lawatan ke Bushehr akhir bulan lalu, Ahmadinejad bilang Iran menderita akibat kesalahan manajemen dilakukan pemerintahan Presiden Hasan Rouhani. "Beberapa elite saat ini hidup jauh dari masalah dan tidak peduli rakyat, serta tidaak tahu apapun soal keadaan rakyat," katanya.

Unjuk rasa besar-besaran antirezim telah berlangsung sejak 28 Desember lalu, dimulai dari Kota Masyhad dan telah menyebar ke seantero negara Mullah itu. Masyarakat tadinya memprotes kenaikan harga dan maraknya korupsi, namun kemudian berubah menjadi isu politik.

Demonstran meneriakkan slogan "Matilah kau diktator (pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei). Mereka juga nekat menurunkan poster Khamenei dan Mayor Jenderal Qasim Sulaimani, komandan Brigade Al-Quds, pasukan elite dalam Garda Revolusi Iran.

Dalam protes Jumat pekan lalu bertajuk Jumat murka bagi Para Syuhada Kami, pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.

Lokasi unjuk rasa antirezim di seantero Iran. (BBC)

Tiga demonstran Iran meninggal dalam penjara

Pemerintah mengklaim Sina meninggal karena bunuh diri.

Unjuk rasa antirezim di Ibu Kota Teheran, Iran, 30 Desember 2017. (Media Sosial)

Lebih dari seribu mahasiswa di Iran ditahan

Kebanyakan dari Universitas Teheran.

Protes antipemerintah terjadi di Kota Masyhad, Iran, 28 Desember 2017. (BBC)

21 orang tewas, 450 ditahan dalam protes antirezim di Iran

"Dalam beberapa hari belakangan, musuh-musuh Iran menggunakan beragam cara, termasuk fulus, senjata, politik, dan aparat intelijen untuk menciptakan kekacauan di Republik Islam (Iran)," kata Khamenei.

Demonstrasi antirezim berlangsung di Iran sejak 28 Desember 2017. (Supplied)

Sudah 20 orang tewas dalam protes antirezim di Iran

Netanyahu berharap rakyat Iran berhasil menggulingkan rezim Mullah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019

TERSOHOR