kabar

Ulama Arab Saudi ditahan karena tolak dukung blokade Qatar

Sebanyak 17 anggota keluarga Syekh Salman juga dilarang keluar negeri.

08 Januari 2018 11:30

Arab Saudi telah menahan dua ulama tersohor Syekh Salman al-Audah dan Syekh Awad al-Qarni karena menolak mendukung secara terbuka blokade terhadap Qatar.

Keduanya telah ditahan sejak September tahun lalu.

Lembaga nirlaba pemantau hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) kemarin bilang 17 anggota keluarga Syekh Salman juga sudah dilarang keluar negeri. 

Seorang anggota keluarga mengatakan kepada HRW, Syekh Salman mendekam dalam sel isolasi setelah dia menolak memberikan sokongan terbuka melalui Twitter atas isolasi Qatar.

Melalui akun Twitternya, Syekh Salman malah menyerukan perdamaian antar negara Arab Teluk. "Insya Allah terjadi harmoni antar mereka demi kebaikan semua rakyat."

Arab Saudi bareng Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir sejak awal Juni lalu memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab supertajir itu menyokong terorisme. 

Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir juga memberlakukan blokade ekonomi terhadap Qatar.

Pihak kerabat mengungkapkan dua lelaki membekuk Syekh Salman di rumahnya mengaku sebagai aparat keamanan, namun mereka menolak menunjukkan surat perintah penangkapan.

Khalid, saudara kandung Syekh Salman, juga ditangkap karena mengabarkan penahanan Syekh Salman lewat Twitter. 

Syekh Salman termasuk dalam lusinan ulama, cendekia, aktivis ditangkap dengan tudingan menolak kebijakan pemerintah. 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Pengadilan Saudi akan jatuhkan vonis bagi ulama tersohor Kamis pekan depan

Syekh Salman, ditangkap dengan beragam tuduhan pada September 2017, bareng Syekh Awad al-Qarni dan Dr. Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati. 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Seliwer tuk-tuk di Midan Tahrir

Sopir tuk-tuk menjadi jawaban atas kebuntuan dihadapi ambulans dan truk pemasok logistik kerap terjebak di tengah lautan massa menuntut Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi mundur.

15 November 2019

TERSOHOR