kabar

Raja Salman menolak lengser

Meski belum menjadi raja, Pangeran Muhammad bin Salman sudah menduduki jabatan strategis.

23 Januari 2018 12:26

Raja Arab Saudi Salman tidak berniat lengser. Penguasa negara Kabar ini tidak berminat lagi untuk membahas pengalihan takhta kepada Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

"Raja Salman tidak tertarik lagi berbicara kepada para nasihatnya soal pergantian kekuasaan dari dirinya kepada putranya, Pagngeran Muhammad bin Salman," kata sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan. 

Setelah Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota Juni tahun lalu, beredar spekulasi dia bakal segera menduduki singgasana. Keyakinan makin menguat sehabis anak Raja Salman itu menangkapi para pangeran atas tudingan korupsi.

Meski belum menjadi raja, Pangeran Muhammad bin Salman sudah menduduki jabatan strategis, termasuk menteri pertahanan serta ketua dewan kebijakan ekonomi dan pembangunan. 

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Keponakan Raja Salman kembali memohon dibebaskan dari penjara

Puteri Basmah binti Saud berharap Ramadan ini mendapat pengampunan dari dua penguasa Arab Saudi.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Keponakan Raja Salman memelas minta dibebaskan dari penjara

"Saya tidak bersalah," kata anak perempuan dari mendiang Raja Saud bin Abdul Aziz itu. "Kondisi kesehatan saya sangat kritis."

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Kesehatan Raja Salman tidak stabil

Ini kali kedua Bin Salman membungkam orang-orang menjadi ancaman buat dia menjadi raja.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.





comments powered by Disqus