kabar

Anak Raja Salman sita harta milik anak mendiang Raja Fahad

Kecuali istana di Ibu Kota Riyadh dan Jeddah.

27 Januari 2018 01:43

Putera Mahkota Arab Saudi, merupakan anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz dikabarkan telah menyita harta milik Pangeran Abdul Aziz bin Fahad, anak dari mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz.

Penyitaan harta ini bagian dari kampanye pemberantasan korupsi dilancarkan sejak awal November tahun lalu. Pangeran Abdul Aziz juga menjadi target penangkapan, namun dia mlawan saat dibekuk. Kabar sempat beredar Pangeran Abdul Aziz tewas dalam baku tembak, tapi dia cuma cedera dan dirawat di rumah sakit.

Sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan bilang Pangeran Muhammad bin Salmantelah menyita seluruh harta kepunyaan Pangeran Abdul berada di dalam Arab Saudi, kecuali istana di Ibu Kota Riyadh dan Jeddah. "Pangeran Abdul Aziz juga ditekan untuk menyerahkan sebagian besar asetnya di luar negeri, namun dia menolak," katanya.

Dia menambahkan Pangeran Abdul Aziz, tadinya tidak ditahan, akhirnya mendekam dalam Penjara Hair bareng 95 tahanan sisa dari Hotel Ritz Carlton dan sebelas pangeran lainnya dibekuk setelah berdemonstrasi di Istana Qasr al-Hukum, Riyadh.

Atas nama pemberantasan korupsi, Arab Saudi telah menangkap 208 pangeran, konglomerat, dan pejabat. Penangkapan besar-besaran ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, diketuai oleh Pangeran Muhammad bin Salman.

Salah, putra sulung mendiang Jamal Khashoggi. (Twitter)

Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

Direktur Eksekutif HUman Rights Watch (HRW) Kenneth Roth mencurigai pemberian maaf oleh keluarga mendiang Khashoggi tidak gratis.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Keluarga Jamal Khashoggi maafkan para pembunuh ayah mereka

Khashoggi dihabisi di dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang Saudi merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif. (Arab News)

Anggota keluarga kerajaan Saudi ditahan Bin Salman cari dukungan ke Amerika dan Inggris

Seorang penasihat ternama untuk mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif telah menyewa Barry Bennet, pelobi menjadi konsultan Trump dalam kampanye pemilihan presiden.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Bin Salman larang kakak sepupunya menelepon keluarga dari dalam penjara

Larangan itu keluar setelah dia meminta dibebaskan dari penjara pada 16 April.





comments powered by Disqus