kabar

Arab Saudi protes soal Pancasila dan nasyid Ya Lal Wathan saat sai

Pemerintah Arab Saudi melarang keras politisasi umrah dan haji.

28 Februari 2018 11:30

Pemerintah Arab Saudi marah dengan kelakuan sebagian jamaah umrah Indonesia yang mengucapkan Pancasila dan menyanyikan nasyid Ya Lal Wathan saat sedang melakukan sai.

Sai merupakan bagian dari ritual umrah atau haji, berupa berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwa.

Riyadh telah mengajukan protes atas perbuatan segelintir orang Indonesia itu kepada Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. 

"Aksi di mas'a ( tempat melakoni sai) tersebut berpotensi mengganggu hubungan diplomatik Indonesia dan Arab Saudi saat ini sedang dalam masa keemasan," kata Agus Maftuh, dalam siaran pers diterima Albalad.co kemarin.

Dia meminta kepada seluruh warga Indonesia sedang berada atau akan berkunjung ke Arab Saudi untuk mematuhi aturan dan norma-norma berlaku di negara Kabah itu.

Agus Maftuh menambahkan pemerintah Arab Saudi melarang keras politisasi umrah dan haji.

 

Jamaah umrah di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi akan kembalikan uang calon jamaah umrah gagal berangkat

Calon jamaah umrah asal Indonesia tidak bisa berangkat ketika kebijakan Saudi itu dikeluarkan Kamis lalu sebanyak 2.393 orang. Mereka berasal dari 75 biro perjalanan diangkut oleh delapan maskapai.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pihak maskapai sepakat menjadwal ulang keberangkatan jamaah umrah

calon jamaah umrah tidak bisa berangkat ketika kebijakan Saudi itu dikeluarkan Kamis lalu sebanyak 2.393 orang. Mereka berasal dari 75 biro perjalanan diangkut oleh delapan maskapai.

Sebanyak 185 jamaah asal Indonesia gagal melaksanakan umrah. Mereka tertahan di Bandar Udara Muskat, Oman, pada 27 Februari 2020 akhirnya dipulangkan ke Indonesia. (Facebook/KBRI Muscat)

185 calon jamaah umrah asal Indonesia tertahan di Muskat akhirnya dipulangkan

Arab Saudi sejak kemarin menghentikan pemberian izin masuk bagi warga asing untuk berumrah atau berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi tetapkan tarif 300 riyal buat visa haji, umrah, dan wisata

Saudi menargetkan 30 juta jamaah umrah pada 2030.





comments powered by Disqus