kabar

Seratus rusa di cagar alam di Yordania dicuri

Harga satu rusa diperkirakan hampir Rp 1,1 miliar.

30 Maret 2018 22:15

Rakyat Yordania kini heboh oleh pencurian seratus rusa dari sebuah tempat penangkaran rusa di negara Bani Hasyim itu.

Komisi Pemberantasan Korupsi Yordania telah meluncurkan penyelidikan resmi mengenai hilangnya seratus rusa itu. Harga satu rusa diperkirakan US$ 80 ribu (hampir Rp 1,1 miliar).

Pencurian seratus menjangan ini ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian meminta supaya pencuri itu dimaafkan.

Muncul keyakinan rusa-rusa curian ini dijual ke orang-orang kaya untuk menjadi binatang peliharaan mereka. Beberapa pejabat mencurigai pekerja di tenmpat penangkaran rusa memotong rusa itu untuk dimakan.

Sampai sekarang polisi belum berhasil mengetahui pelaku dan motif pencurian seratus rusa itu.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

Jafar Muhammad, sopir tuk-tuk tiap hari membantu mengevakuasi demonstran luka di Baghdad, Irak. (NBC News)

Seliwer tuk-tuk di Midan Tahrir

Sopir tuk-tuk menjadi jawaban atas kebuntuan dihadapi ambulans dan truk pemasok logistik kerap terjebak di tengah lautan massa menuntut Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi mundur.

Ulama Arab Saudi Syekh Awad al-Qarni. (Twitter)

Ulama tersohor Arab Saudi diracuni obat dalam penjara

Pihak penjara sengaja memberikan obat keliru kepada Syekh Awad. Pemberian obat itu berakhir bulan lalu. 

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

isis rusak gereja

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

15 November 2019

TERSOHOR