kabar

Anak Raja Salman ancam perang dengan Iran dalam 10-15 tahun lagi

Kalau gagal menerapkan sanksi ekonomi dan politik terhadap negara Mullah itu.

30 Maret 2018 22:28

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengancam berperang dengan Iran dalam 10-15 tahun mendatang, kalau negaranya gagal memberlakukan sanksi politik dan ekonomi terhadap negeri Mullah itu.

Anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz ini menekankan sanksi ekonomi dan politik diperlukan buat menghentikan program senjata nuklir Iran. Dia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menciptakan tekanan lebih besar lagi terhadap negara Persia itu buat mencegah Perang Saudi-Iran.

"Kami harus berhasil (menerapkan sanksi politik dan ekonomi atas Iran) buat mencegah konflik militer," kata Pangeran Muhammad bin Salman dalam wawancara khusus dengan the Wall Street Journal pekan ini. "Kalau kami gagal, kami akan berperang dengan Iran dalam 10-15 tahun lagi."

Arab Saudi dan israel sama-sama meyakini Iran tengah mengembangkan senjata nuklir. Karena itu, kedua negara ini menolak kesepakatan nuklir dicapai di Wina pada pertengahan 2015, berujung pada pencabutan sanksi ekonomi oleh Amerika Serikat dan Eropa pada Januari tahun lalu.

Isu nuklir Iran dan ancaman negara itu terhadap perdamaian di Timur Tengah menjadi salah satu bahasan utama dalam lawatan resmi selama dua pekan tengah dilakoni Pangeran Muhammad bin Salman di Amerika Serikat.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman bertemu CEO Twitter Jack Dorsey. (Twitter)

Bin Salman bertemu bos Twitter setelah Saudi ketahuan bobol Twitter

"Sulit untuk membayangkan Dorsey tidak mengetahui soal pembobolan data pengguna Twitter itu enam bulan kemudian," kata Mark Kleiman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi rekrut pegawai Twitter buat mata-matai para pengkritik

Ketiga warga Saudi itu diarahkan oleh seorang pejabat Saudi tidak disebut namanya. Dia bekerja untuk seseorang bersandi Royal Family Member-1, menurut surat kabar the Washington Post adalah Pangeran Muhammad bin Salman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Bin Salman kembali rampas dan bekukan properti milik pangeran dan pengusaha

Mereka yang menjadi korban termasuk Pangeran Badr bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pendiri Helm Putih tewas bunuh diri

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pekan lalu menuding Le Mesurier memiliki kaitan dengan kelompok-kelompok teroris. 

13 November 2019

TERSOHOR