kabar

Baku tembak terjadi di istana Raja Salman

Perseteruan memuncak setelah Raja Salman mengangkat Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota Juni tahun lalu, dengan mencopot keponakannya, Pangeran Muhammad bin Nayif.

22 April 2018 08:24

Baku tembak sengit terjadi semalam di sekitar istana Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di kawasan Khuzama, Ibu Kota Riyadh.

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan rentetan suara tembakan terdengar sekitar pukul 19:50 malam waktu setempat atau 23:50 waktu Jakarta. "Raja Salman dipindahkan ke bunker di pangkalan militer King Khalid Military City di timur laut Arab Saudi setelah pasukan keamanan menembaki istana," katanya kepada Albalad.co hari ini.

NamunĀ para pejabat pemerintah berusaha menutupi kejadian itu dengan menyebut pasukan pengawal raja menembak jatuh sebuah pesawat nirawak terbang di atas istana, seperti dilansirĀ Al-Jazeera. Meski rekaman video selama 30 detik beredar di Internet menunjukkan terjadi baku tembak hebat.

Polisi menyatakan segera menyelidiki insiden itu. Sampai kabar ini dilansir, belum diketahui apakah ada korban.

Konflik dalam keluarga kerajaan meletup setelah Raja Salman mengubah tradisi. Dia memberikan kesempatan kepada anak bungsu dari istri ketiganya, Pangeran Muhammad bin Salman kini menjadi putera mahkota, sebagai calon penggantinya. Padahal selama ini takhta biasanya turun ke adik dan Raja Salman masih memiliki 13 adik.

Perseteruan memuncak setelah Raja Salman mengangkat Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota Juni tahun lalu, dengan mencopot keponakannya, Pangeran Muhammad bin Nayif.

Aroma perpecahan dalam keluarga Bani Saud kian terkuak setelah tahun lalu, anak dari Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz, putera mahkota diberhentikan Raja Salman pada April 2015, menembak ke arah Pangeran Muhammad bin Salman. Namun serangan ini meleset dan sang pangeran cuma luka ringan di tangan kiri.

Pada Oktober tahun lalu, seorang lelaki bersenjata menabrakkan mobilnya ke gerbang istana Raja Salman di Kota Jeddah. Dia menembak mati dua anggota pasukan pengawal raja dan melukai tiga orang lainnya sebelum ditembak mati.

Pelaku bernama Mansur al-Amiri, warga Saudi berumur 28 tahun. Dari mobilnya, polisi menyita sebuah Kalashnikov dan tiga bom molotov.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019

TERSOHOR