kabar

Arab Saudi larang jamaah umrah berziarah ke 30 lokasi di Makkah

Larangan itu berlaku sejak 19 April dan tidak memiliki batas waktu. Siapa saja melanggar didenda Rp 18,5 juta.

29 April 2018 11:09

Pemerintah Arab Saudi melarang jamaah umrah dari seluruh dunia untuk menziarahi 30 tempat bersejarah di Kota Makkah, termasuk Jabal Nur, dengan alasan untuk mencegah terjadi perbuatan syirik dan bidah.

Dalam salinan surat berbahasa Arab diperoleh Albalad.co, disebutkan larangan itu berlaku sejak 19 April lalu. Siapa saja melanggar akan dikenai denda lima ribu riyal (Rp 18,5 juta). Namun tidak ada batasan waktu kapan larangan itu dicabut.

Dalam pengumuman resmi, Kementerian Haji Arab Saudi menyebutkan tiga alasan pelarangan jamaah berziarah ke Jabal Nur, yakni ada sebagian orang menghidupkan perbuatan bidah dan syirik di Jabal Nur, tidak ada ssyariat mengharuskan berziarah ke sana, dan menghindari jamaah tergelincir dari gunung itu.    

Seorang pembimbing haji dan umrah asal Indonesia membenarkan mengenai larangan berziarah ke beragam tempat Islam bersejarah di Makkah. Dia mendapat informasi dari orang-orang di Makkah, larangan itu gegara ada sebagian jamaah Turki dan Mesir salat dan hal itu dianggap bidah atau syirik oleh Saudi.

"Karena perbuatan sedikit orang, semua jamaah umrah jadi korban," kata lelaki baru pulang dari berumrah itu kepada Albalad.co hari ini. "Umrah jadi terasa hambar."

Jamaah umrah di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi akan kembalikan uang calon jamaah umrah gagal berangkat

Calon jamaah umrah asal Indonesia tidak bisa berangkat ketika kebijakan Saudi itu dikeluarkan Kamis lalu sebanyak 2.393 orang. Mereka berasal dari 75 biro perjalanan diangkut oleh delapan maskapai.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi tetapkan tarif 300 riyal buat visa haji, umrah, dan wisata

Saudi menargetkan 30 juta jamaah umrah pada 2030.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bumi kian panas, berhaji pada 2047-2052 berbahaya bagi kesehatan

Musim panas di Arab Saudi berlangsung saban Mei hingga Agustus.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi berencana terbitkan visa elektronik buat jamaah umrah

Kementerian Haji dan Umrah akan mengeluarkan sepuluh juta visa buat umrah tahun ini.





comments powered by Disqus