kabar

Imam besar Al-Azhar serukan kaum muslim untuk tidak benci orang Arab

Syekh Ahmad Thayyib menambahkam kaum muslim harus berbicara mengenai persamaan bukan berfokus pada perbedaan.

03 Mei 2018 09:00

Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad Muhammad ath-Thayyib kemarin berpesan agar kaum muslim mencintai bangsa Arab dan tidak membenci mereka.

"Kita harus cinta bangsa Arab karena Nabi Muhammad orang Arab," kata Syekh Ahmad Thayyib dalam pertemuan dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siradj di kantornya di Jakarta. "Tidak boleh membenci orang Arab."

Dia juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di kalangan umat Islam. Dia menambahkam kaum muslim harus berbicara mengenai persamaan bukan berfokus pada perbedaan. "Walau mazhab kita berbeda, harus kembali pada jalan benar, yaitu persatuan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Syekh Ahmad Thayyib tadinya memberikan 30 beasiswa bagi peajar muslim asal Indonesia, termasuk 20 untuk perempuan. Namun setelah dirayu oleh Said Aqil, beasiswa disediakan meningkat menjadi untuk 80 orang, termasuk 50 untuk umum di luar NU.

Syekh Ahmad Thayyib melawat ke Indonesia untuk menghadiri Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama Internasional tentang Wasatiyyat Islam digelar di Bogor, Jawa Barat, 1-3 Mei. Dia memberikan pidato sambutan dalam pembukaan KTT Ulama Internasinal itu.

Jafar Muhammad, sopir tuk-tuk tiap hari membantu mengevakuasi demonstran luka di Baghdad, Irak. (NBC News)

Seliwer tuk-tuk di Midan Tahrir

Sopir tuk-tuk menjadi jawaban atas kebuntuan dihadapi ambulans dan truk pemasok logistik kerap terjebak di tengah lautan massa menuntut Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi mundur.

Ulama Arab Saudi Syekh Awad al-Qarni. (Twitter)

Ulama tersohor Arab Saudi diracuni obat dalam penjara

Pihak penjara sengaja memberikan obat keliru kepada Syekh Awad. Pemberian obat itu berakhir bulan lalu. 

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Seliwer tuk-tuk di Midan Tahrir

Sopir tuk-tuk menjadi jawaban atas kebuntuan dihadapi ambulans dan truk pemasok logistik kerap terjebak di tengah lautan massa menuntut Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi mundur.

15 November 2019

TERSOHOR