kabar

Perempuan Arab Saudi boleh menyetir mobil mulai 24 Juni

Pemerintah Arab Saudi sudah mendirikan sekolah-sekolah mengemudi di lima kota. Pengajarnya, termasuk perempuan Saudi sudah memiliki SIM keluaran negara lain.

08 Mei 2018 19:48

Diretur Jenderal Departemen Lalu Lintas Arab Saudi Muhammad al-Bassami hari ini bilang perempuan negara Kabah itu dibolehkan menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor mulai 24 Juni mendatang.

"Semua preangkat aturan dibutuhkan bagi perempuan di Saudi utuk menyetir mobil sudah dirampungkan," kata Bassami dalam keterangan tertulis.

Pada September tahun lalu, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mengeluarkan keputusan mengizinkan perempuan Saudi menyetir mobil mulai Juni tahun ini. Meski tidak ada aturan tertulis, kaum hawa di negeri Dua Kota Suci itu diharamkan menyetir mobil.

Bassami menambahkan perempuan Saudi berumur 18 tahun ke atas akan diblehkan mengajukan surat izin mengemudi (SIM). Sedangkan yang sudah memiliki SIM negara lain juga bisa mendapat SIM lokal dengan menjalani proses secara terpisah. "Bukan rahasia lagi, banyak perempuan Arab Saudi mempunyai SIM dari negara lain," ujarnya.

Pemerintah Arab Saudi sudah mendirikan sekolah-sekolah mengemudi di lima kota. Pengajarnya, termasuk perempuan Saudi sudah memiliki SIM keluaran negara lain.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 

Sadim al-Maliki, perempuan Arab Saudi bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka. (Al-Bawaba)

Seorang pedagang di Jeddah bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka

Sesuai aturan, Sadim terancam didenda seratus riyal. Kalau diulangi, dendanya 200 riyal. 

Sejumlah orang mengangkat jenazah ulama Arab Saudi, Syekh Fahad al-Qadi, meninggal dalam penjara pada 12 November 2019. (Twitter)

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019

TERSOHOR