kabar

Trump mundur dari kesepakatan nuklir Iran

Mundur dari kesepakatan nuklir Iran - dicapai dalam pemerintahan Presiden Barack Obama setelah upaya perundingan selama lima tahun - merupakan salah satu janji kampanye penting Trump.

09 Mei 2018 07:45

Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini atau Selasa malam waktu setempat mengumumkan negaranya mundur dari kesepakatan soal nuklir Iran dicapai bareng negara-negara Eropa.

"Saya umumkan hari ini Amerika Serikat akan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dan dalam beberapa saat lagi saya bakal meneken memorandum presiden untuk menerapkan kembali sanksi bagi rezim di Iran," kata Trump di Gedung Putih.

Kesepakatan mengenai penghentian program senjata nuklir negara Mullah itu ditandatangani pada pertengahan 2015 di Ibu Kota Wina, Austria. Perjanjian ini diikuti dengan pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran sejak Januari 2016.  

Trump menyebut kesepakatan nuklir dengan Iran merusak. Dia menambahkan Amerika bakal menerapkan sanksi ekonomi terberat bagi negeri Persia itu.

Mundur dari kesepakatan nuklir Iran - dicapai dalam pemerintahan Presiden Barack Obama setelah upaya perundingan selama lima tahun - merupakan salah satu janji kampanye penting Trump.

Amerika, Israel, dan Arab Saudi sudah lama menuding Iran tengah mengembangkan senjata nuklir, namun tuduhan ini berkali-kali dibantah oleh Teheran.

 

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ayah penggal kepala anak perempuannya berumur 13 tahun di Iran demi jaga kehormatan keluarga

Pembunuhan demi menjaga kehormatan keluarga menjadi hal lazim di beberapa negara berpenduduk mayoritas muslim, terutama di dunia Arab.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.815 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 78.541 orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.830 orang, termasuk 194 meninggal.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi cabut larangan salat berjamaah di semua masjid kecuali di Makkah

Untuk menggelar salat Jumat, pengurus harus membuka masjid 20 menit sebelum waktu salat tiba dan mengunci kembali masjid 20 menit sehabis bubaran salat. Pelaksanaan salat Jumat dan khotbah tidak boleh lebih dari 15 menit.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.931 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 76.726 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 14.668 orang, termasuk 190 meninggal.





comments powered by Disqus