kabar

Turki usir duta besar Israel

Turki kemarin menarik duta besarnya dari Amerika dan Israel.

15 Mei 2018 20:32

Kementerian Luar Negeri Turki hari ini memanggil Duta Besar Israel untuk Turki Eitan Naeli.

Kementerian Luar Negeri Turki meminta Naeli segera meninggalkan negara itu.

Keputusan ini diambil Turki sebagai protes terhadap penggunaan kekerasan berlebihan oleh militer Israel terhadap demnstran di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel.

Sekitar 45 ribu warga Gaza kemarin berunjuk rasa menolak peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. Unjuk rasa ricuh ini mengakibatkan 60 orang terbunuh, termasuk satu bayi berumur delapan bulan, dan lebih dari 2.400 lainnya luka.

Turki kemarin menarik duta besarnya di Amerika dan Israel.

Secara keseluruhan korban tewas di Gaza dalam protes sejak delapan pekan lalu berjumlah 106 orang dan hampir sembilan ribu lainnya cedera.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 

Kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Virus corona sasar peziarah Syiah

Di kawasan Timur Tengah, virus Covid-19 telah menyebar ke Iran, Irak, Mesir, Israel, Libanon, Bahrain, Kuwait, dan Oman. 

Virus corona serbu Timur Tengah. (Middle East Eye)

50 orang di Qom meninggal akibat virus corona

Versi pemerintah Iran, 12 orang meninggal.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

26 Februari 2020

TERSOHOR