kabar

Anak Raja Salman rupanya cedera serius dalam kudeta

Pangeran Muhammad bin Salman menjalani perawatan di luar Arab Saudi sejak empat hari setelah kudeta.

29 Mei 2018 07:29

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman rupanya menderita cedera serius dalam kudeta berlangsung di Istana Auja di kawasan Khuzama, Ibu Kota Riyadh, bulan lalu.

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana kemarin bilang Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan anaknya, Pangeran Muhammad bin Salman, langsung diungsikan menggunakan ambulans udara ke pangkalan militer Raja Khalid di timur laut Saudi.

"Dia mengalami luka serius. Karena itulah, dia tidak muncul sebulan terakhir," katanya. "Untuk menutupi informasi, Pangeran Muhammad bin Salman pura-pura berlibur ke Laut Merah dengan kapal pesiar Serene miliknya."

Sumber itu menambahkan Pangeran Muhammad bin Salman menjalani perawatan di luar Arab Saudi sejak empat hari setelah kudeta.

"Kudeta itu memang tidak berhasil menumbangkan Raja Salman dan Pangeran Muhammad bin Salman, tapi setidaknya kejadian tersebut menunjukkan pengamanan terhadap mereka masih bisa ditembus," ujar sumber Albalad.co itu.

Tahun lalu, lanjut dia, anak dari mantan Putera Mahkota Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz mencoba membunuh Pangeran Muhammad bin Salman, namun tembakannya meleset. Pangeran kini berumur 33 tahun itu cuma luka ringan di tangan kiri.

Sumber sama mengungkapkan Pangeran Muhammad bin Salman sudah kembali ke Arab Saudi dan tengah dalam tahap pemulihan. Dia pekan lalu menerima telepon dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo membahas krisis dengan Qatar.

Raja Salman mencopot Pangeran Muqrin pada April 2015. Keputusan inilah membikin Pangeran Muhammad bin Salman bisa menjadi wakil putera mahkota setelah Pangeran Muhammad bin Nayif menggantikan posisi ditinggalkan Pangeran Muqrin.

Pada 21 Juni tahun lalu, Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota setelah menyingkirkan Pangeran Muhammad bin Nayif, abang sepupunya.

Sejumlah orang mengangkat jenazah ulama Arab Saudi, Syekh Fahad al-Qadi, meninggal dalam penjara pada 12 November 2019. (Twitter)

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi rekrut pegawai Twitter buat mata-matai para pengkritik

Ketiga warga Saudi itu diarahkan oleh seorang pejabat Saudi tidak disebut namanya. Dia bekerja untuk seseorang bersandi Royal Family Member-1, menurut surat kabar the Washington Post adalah Pangeran Muhammad bin Salman.

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Bin Salman kembali rampas dan bekukan properti milik pangeran dan pengusaha

Mereka yang menjadi korban termasuk Pangeran Badr bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Para pangeran senior Saudi kecewa dengan kepemimpinan Bin Salman

Konflik internal dalam keluarga Bani Saud meletup setelah Raja Salman mengangkat Bin Salman sebagai wakil putera mahkota pada April 2015.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel akan gelar pemilihan umum 2 Maret 2020, ketiga dalam setahun

Tapi lantaran tanggal itu bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Musa (Purim), semua anggota Knesset menyepakati pesta demokrasi itu dilangsungkan pada 2 Maret.

12 Desember 2019

TERSOHOR