kabar

MUI senang Israel larang turis Indonesia berkunjung

Tiga negara berpenduduk mayoritas muslim - Mesir, Yordania, dan Turki - telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel ternyata tidak dapat berbuat banyak dalam membantu Palestina mencepai kemerdekaan.

31 Mei 2018 15:46

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut gembira keputusan Israel melarang pelancong asal Indonesia mengunjungi negara Zionis itu.

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Muhyiddin Junaidi menyebut larangan Israel itu sebagai berkah bagi Indonesia. Dia menilai kebijakan Jakarta mengizinkan warga Israel melawat ke Indonesia dengan fasilitas calling visa selama ini, telah dimanfaatkan sebagian pihak untuk kepentingan politik, ekonomi, dan budaya.

"Ini sesungguhnya momentum terbaik Indonesia untuk menunjukkan jati dirinya di tengah meredupnya dukungan negara-negara Arab terhadap perjuangan bangsa Palestina," kata Muhyiddin kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini.

Dia bilang tiga negara berpenduduk mayoritas muslim - Mesir, Yordania, dan Turki - telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel ternyata tidak dapat berbuat banyak dalam membantu Palestina mencepai kemerdekaan. "Bahkan mereka menyesali sikap kooperatif itu. Lebih banyak buruknya daripada manfaatnya."

Larangan bagi turis dari Indonesia ini dikeluarkan oleh Departemen Kontrol Perbatasan di Otoritas Penduduk dan Imigrasi Israel. Larangan itu tertuang dalam surat keputusan bertanggal 29 Mei 2018 dan ditandatangani oleh Kepala Departemen Kontrol Perbatasan Michel Yosfon.

Dalam salinan surat diterima Albalad.co kemarin, Yosfon bilang keputusan itu keluar atas arahan dari Kementerian Luar Negeri Israel. Dia menambahkan kebijakan ini diambil sebagai jawaban atas keputusan serupa oleh Indonesia.

Menurut Yosfon, satu rombongan wisatawan asal Indonesia dijadwalkan tiba pada 9 Juni mendatang tetap akan diizinkan menyeberang ke Israel.

"Permohonan kunjungan setelah tanggal itu akan ditolak," kata Yoafon. "Larangan ini berlaku bagi pemegang paspor Indonesia datang sendirian atau berkelompok."

Yosfon mengatakan larangan berkunjung bagi warga Indonesia ini berlaku sampai batas waktu belum ditentukan.

Larangan tersebut menghambat para peziarah Nasrani, muslim, dan Yahudi asal Indonesia ingin ke Israel.

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ronen Skaletzky, warga Israel penolak Zionisme dan penentang normalisasi Indonesia-Israel

Indonesia tidak layak mengikuti negara-negara diktator pengkhianat itu," ujar Skaletzky. 

Mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel. (Albalad.co/Istimewa)

Israel perpanjang visa bagi 60 mahasiswa Indonesia hingga April 2021

Tadinya terdapat 81 mahasiswa Indonesia belajar pertanian di the Arava International Center for Agriculture Training (AICAT) untuk periode 2019-2020.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Indonesia masuk antrean negara ingin berdamai dengan Israel

Oman diyakini segera menyusul jejak Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Teknologi Israel hasilkan air minum dari udara

"Kami menerima begitu banyak minta terhadap produk Watergen, baik dari pemerintah atau swasta," ujar Mirilashvili kepada Albalad.co

21 Januari 2021

TERSOHOR