kabar

Bos Mossad gelar pertemuan rahasia dengan kepala intelijen dari empat negara Arab

Cohen bertemu kepala intelijen Arab Saudi, Mesir, Yordania, dan Palestina di Aqabah pada 17 Juni lalu.

29 Juni 2018 19:55

Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) Yossi Cohen bulan ini melakukan pertemuan rahasia dengan kepala intelijen dari empat negara Arab. Pertemuan itu membahas mengenai proposal damai Palestina-Israel, diklaim sebagai terhebat abad ini.

Intelligence Online menyebut Cohen bertemu dengan kepala intelijen Arab Saudi Khalid al-Humaidan, kepala intelijen Mesir Abbas Kami, kepala intelijen Yordania Adnan al-Jundi, dan kepala intelijen Palestina Majid Faraj.

Pertemuan rahasia itu berlangsung pada 17 Juni lalu di Kota Aqabah, Yordania. Jared Kushner, penasihat khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga hadir dalam rapat tertutup tersebut.

Sehari kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan dengan Raja Yordania Abdullah bin Husain di istananya di Ibu Kota Amman.

Bocoran beredar, proposal damai versi Trump itu menyatakan negara Palestina merdeka dan berdaulat akan dibentuk namun beribu kota di Abu Dis, bukan di Yerusalem Timur.

Ketegangan antara Palestina dan Israel meningkatkan setelah Amerika bulan lalu memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.





comments powered by Disqus