kabar

Israel kirim 300 tenda dan 30 ton makanan bagi pengungsi Suriah

Selama 2016-2017, Israel sudah menggelontorkan 360 ton makanan untuk pengungsi Suriah.

30 Juni 2018 22:14

Dalam misi kemanusiaan bersandi Operasi Tetangga Baik, militer Israel mengirimkan bantuan 300 tenda, tiga karung obat-obatan, 28 ton makanan, termasuk makanan bayi, dan 30 ton pakaian serta sepatu bagi puluhan ribu pengungsi Suriah lari dari Provinsi Daraa tengah digempur pasukan pemerintah.

Operasi berlangsung beberapa jam saja itu dilakukan Kamis malam waktu setempat. Misi kemanusiaan ini dilaksanakan di wilayah perbatasan Suriah dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan berbatasan dengan Israel.  

Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Liberman bilang operasi kemanusiaan itu akan terus dilakoni untuk membantu warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak. "Tapi kami tidak akan menerima pengungsi Suriah memasuki wilayah negara kami," katanya.

Israel sudah memberikan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Suriah sejak 2013, termasuk merawat anak-anak, membangun klinik di Suriah, memasok ratusan ton makanan, obat-obatan, dan pakaian. Israel telah merawat lebih dari tiga ribu korban luka di rumah sakit lapangan, dibangun di perbatasan, dan di rumah-rumah sakit pemerintah di uyara Israel.

Selama 2016-2017, Israel sudah menggelontorkan 360 ton makanan untuk pengungsi Suriah.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua tahun menganggur, pengungsi Suriah di Libanon bakar diri hingga tewas

Terdapat sekitar 900 ribu pengungsi Suriah di Libanon. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun lalu, sekitar 73 persennya hidup miskin. Rasio ini meningkat ketimbang 69 persen pada 2018.

Dato Tahir bareng istri, anak, menantu, dan cucu bercengkerama dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, 2 Oktober 2019. (Faisal Assegaf, Albalad.co)

Dato Tahir: Membantu pengungsi membuat saya makin bersyukur

"Sesuai ajaran orang tua, ajaran agama, kita mesti merasa bersyukur dengan datang ke sini membantu mereka," ujar Dato Tahir. "Saya menjalani hal sebetulnya harus dijalani setiap orang."

Ahmad az-Zuabi, 14 tahun, bocah pengungsi asal Suriah, tewas terjatuh karena dikejar polisi di Beirut. Dia dituduh mencuri. (Al-Arabiya)

Bocah pengungsi Suriah tewas terjatuh karena dikejar polisi Libanon

Ahmad dituduh maling tapi tidak ada penjelasan barang apa, di mana, dan kapan dia mencuri.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.





comments powered by Disqus