kabar

Israel selamatkan 800 relawan Helm Putih dari Suriah

Evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka.

23 Juli 2018 10:40

Militer Israel Sabtu malam pekan lalu menyelamatkan sekitar 800 relawan Helm Putih dan keluarga mereka dari Suriah. 

Proses penyelamatan dimulai dengan menutup jalan-jalan di Dataran Tinggi Golan berbatasan dengan Suriah. 

Ratusan relawan Helm Putih dan keluarga mereka diminta berkumpul di dua titik, yakni di perbatasan Suriah-Israel dekat Qunaitra dan di perbatasan Israel-Suriah-Yordania. 

Mereka mulai tiba di kedua titik penjemputan itu sejak jam sembilan malam. Pada pukul sebelas malam, militer Israel mulai membuka perlintasan di kedua titik itu. 

Sekitar 800 relawan Helm Putih dan keluarga mereka kemudian diangkut dengan bus menuju Yordania. Mereka diberikan makanan dan minuman, yang sakit mendapat perawatan. 

Kemarin pukul enam pagi waktu setempat, mereka tiba di perbatasan Yordania dan diangkut menuju tempat penampungan sementara. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Muhammad al-Kayid bilang evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka. 

Kantor berita resmi Yordania, Petra, melaporkan evakuasi itu dilakukan sekitar 800 relawan Helm Putih dan keluarga mereka itu akan menetap di Inggris, Jerman, dan Kanada paling lambat akhir Oktober mendatang. 

Relawan Helm Putih atau Pertahanan Sipil Suriah dibentuk pada 2014 dan memiliki sekitar tiga ribu personel mendapat uang saku bulanan. 

Hingga April tahun ini, Helm Putih mengklaim telah menyelamatkan 114 ribu warga sipil Suriah. Mereka mengaku 204 anggota tewas dan 500 lainnya cedera. 

 

James Le Mesurier, pendiri organisasi Helm Putih. (Media sosial)

Pendiri Helm Putih tewas bunuh diri

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pekan lalu menuding Le Mesurier memiliki kaitan dengan kelompok-kelompok teroris. 

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai dan persenjatai 12 kelompok pemberontak di Suriah

Tiap pemberontak mendapat bayaran US$ 75 saban bulan. Juga ada dana tambahan untuk 12 kelompok pemberontak buat membeli senjata di pasar gelap Suriah.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.





comments powered by Disqus