kabar

Pangeran Al-Walid yakin anak Raja Salman tidak terlibat pembunuhan Khashoggi

Pangeran Al-Walid dibebaskan dari tahanan akhir Januari tahun ini setelah bersedia menyerahkan sebagian hartanya.

05 November 2018 11:00

Konglomerat Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal yakin adik sepupunya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, tidak terlibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi. 

Karena itu, Pangeran Al-Walid meminta pemerintah Arab Saudi segera melansir hasil penyelidikan atas kasus tewasnya Khashoggi. 

"Saya percaya putera mahkota Saudi bersih dan tidak bersalah," kata anak Pangeran Talal bin Abdul Aziz itu kepada Fox News kemarin. 

Pangeran Al-Walid termasuk dalam 201 pangeran, pebisnis, dan pejabat ditangkap pada November tahun lalu atas tuduhan korupsi. Penangkapan besar-besaran ini perintah dari Bin Salman. 

Pangeran Al-Walid dibebaskan dari tahanan akhir Januari tahun ini setelah bersedia menyerahkan sebagian hartanya. 

Riyadh menyatakan telah menahan 18 tersangka pembunuh Khashoggi dan memberhentikan lima pejabat. Namun Saudi menolak permintaan Turki untuk mengekstradisi seluruh tersangka. 

Hasil investigasi Turki menyebut pembunuh Khashoggi adalah tim beranggotakan 15 orang dikirim dari Riyadh, termasuk tujuh pengawal Bin Salman. 

Kepala Kejaksaan Istanbul Irfan Fidan menjelaskan Khashoggi dicekik hingga tewas segera setelah memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki, 2 Oktober lalu. Mayatnya kemudian dimutilasi. 

Saud al-Qahtani (Twitter)

Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

Ketiga orang dinyatakan tidak bersalah itu adalah Saud al-Qahtani merupakan mantan penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, bekas Konsul Jenderal Saudi di Istanbul Muhammad al-Utaibi, dan eks wakil kepala badan intelijen Saudi Brigadir Jenderal Ahmad as-Siri.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Lima pembunuh Khashoggi dapat hukuman mati

Kongres Amerika Serikat, CIA, Turki, dan pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan perintah buat membunuh Khashoggi berasal dari Bin Salman.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.





comments powered by Disqus