kabar

Kepala badan intelijen dan menlu UEA kunjungi Israel

Para pejabat keamanan Israel melawat secara rahasia ke Abu Dhabi.

20 Januari 2019 22:11

Para pejabat Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel berangkat bareng Kamis lalu dengan penerbangan langsung dari Abu Dhabi menuju Tel Aviv, seperti dilansir Al-Khaleej Online.

Jet pribadi bernomor 9H-VCL terbang dari Bandar Udara Abu Dhabi melintasi wilayah udara Arab Saudi, tanpa berhenti di Yordania seperti biasa dan mendarat di Bandar Udara Ben Gurion.  

Sumber-sumber pejabat tinggi mengungkapkan kepada Al-Khaleej Online, para pejabat keamanan Israel itu baru kembali dari lawatan rahasia ke Abu Dhabi buat mempersiapkan sebuah kunjungan kejutan dari Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayid an-Nahyan.

Lawatan ini, menurut sumber-sumber itu, diikuti oleh kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Abu Dhabi.

Mereka mengungkapkan Arab Saudi memberikan lampu hijau kepada UEA untuk kunjungan antar pejabat tinggi UEA dan Israel. Sebab Riyadh ingin pula menormalisasi hubungan dengan Tel Aviv.

Wakil Ketua Gerakan Islam di Israel Kamal Khatib bilang kepada situs berita Arabi 21, terdapat dua pejabat UEA dalam jet pribadi terbang ke Tel Aviv, yakni menteri luar negeri dan kepala badan intelijen Tahnun bin Zayid an-Nahyan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran untuk minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.

Tulisan di tembok kediaman duta besar Turki untuk Iran di Ibu Kota Teheran. (Twitter)

Serbuan Turki ke basis Kurdi di Suriah sebabkan lima anggota ISIS kabur dari penjara

Sehari setelah kaburnya lima anggota ISIS dari Penjara Jirkin, sebuah bom mobil kemarin pagi meledak di Penjara Giwaran, Kota Hasakah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Amerika akan kirim tiga ribu tentara lagi buat jaga Arab Saudi

Keputusan untuk menambahkan pasukan Amerika di Saudi ini terjadi sebulan setelah dua fasilitas milik Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais diserang.





comments powered by Disqus