kabar

Arab Saudi cabut kewarganegaraan putra Bin Ladin

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan sayembara berhadiah US$ 1 juta bagi siapa saja dapat memberitahu lokasi persembunyiannya.

03 Maret 2019 00:32

Arab Saudi telah mencabut kewarganegaraan Hamzah Bin Ladin, putra dari mendiang pemimpin Al-Qaidah Usamah Bin Ladin.

Surat kabar resmi Umm al-Qura Jumat lalu melaporkan Raja Salman bin Abdul Aziz sudah memutuskan mencabut kewarganegaraan Hamzah pada 29 November 2018 dan diumumkan di lembaran resmi negara, Umm al-Qura, pada 21 Februari 2019.

Nasib serupa pernah dialami ayahnya. Raja Fahad bin Abdul Aziz mencabut kewarganegaraan Usamah Bin Ladin pada 1994.

Kabar pencabutan kewarganegaraan Hamzah ini baru muncul setelah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Kamis lalu mengumumkan sayembara berhadiah US$ 1 juta bagi siapa saja dapat memberitahu lokasi persembunyiannya.

Sampai sekarang tempat persembunyian Hamzah belum diketahui. Ada laporan menyebut di Pakistan, Afghanistan, Suriah, atau dikenai status tahanan rumah di Iran.

"Hamzah Bin Ladin adalah anak mendiang pemimpin Al-Qaidah Usamah Bin Ladin dan muncul menjadi pemimpin dalam sayap Al-Qaidah," kata Departemen Luar Negeri Amerika dalam keterangan tertulis.

Hamzah, berumur sekitar 30 tahun, mengancam menyerang Amerika sebagai balas dendam terhadap kematian ayahnya pada 2011, tewas saat diserbu pasukan eite Navy SEAL di tempat persembunyiannya di Kota Abbottabad, Pakistan.

Beragam surat Usamah menyebutkan dia telah melatih Hamzah dan diproyeksikan menjadi pemimpin Al-Qaidah.

Pada 2015, Hamzah melansir rekaman suara menyerukan semua pemberontak di Suriah bersatu buat menumbangkan rezim basyar al-Assad. Setahun kemudian, pesannya mengimbau penggulingan rezim Bani Saud di Arab Saudi.

Kepada surat kabar the Guardian tahun lalu, saudara tiri Hamzah mengungkapkan Hamzah telah menikahi putri Muhammad Atta, pemimpin serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Poster wakil pemimpin Al-Qaidah Abu Muhammad al-Masri. Dia ditembak mati pada Agustus 2020 di jalanan di Ibu Kota Teheran, Iran. (FBI)

Amerika benarkan tewasnya wakil pemimpin Al-Qaidah di Teheran

Abu Muhammad al-Masri dibunuh pada 7 Agustus tahun lalu di sebuah jalan di Teheran.

Poster menunjukkan pemimpin baru Al-Qaidah, Saif al-Adl, dan mendiang Abu Muhammad al-Masri sebagai buronan Amerika Serikat. (US State Department)

Saif al-Adl pemimpin baru Al-Qaidah

Dewan Syura Al-Qaidah sudah menetapkan jalur suksesi pada 2015.

Poster wakil pemimpin Al-Qaidah Abu Muhammad al-Masri. Dia ditembak mati pada Agustus 2020 di jalanan di Ibu Kota Teheran, Iran. (FBI)

Pemimpin Al-Qaidah Aiman Zawahiri meninggal

Wakilnya, Abu Muhammad al-Masri, ditembak mati tiga bulan lalu di jalan di Teheran.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.





comments powered by Disqus