kabar

Google tolak hapus aplikasi pengawas gerak gerik perempuan Saudi

Apple masih meneruskan investigasi terhadap aplikasi Absyir.

08 Maret 2019 07:46

Google telah menolak tuntutan untuk menghapus Absyir, aplikasi bikinan pemerintah Arab Saudi digunakan oleh kaum lelaki untuk melacak keberadaan perempuan di negara Kabah itu. 

Hingga kini Absyir, dimiliki dan dioperasikan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, masih tersedia dan bisa dibeli siapa saja. 

Aplikasi itu memberikan kewenangan kepada lelaki Arab Saudi untuk mengizinkan atau menolak muhrimnya bepergian ke luar negeri. Melalui Absyir, mereka bakal mendapat pesan singkat ketika ada muhrimnya memakai paspor. 

Rupanya aplikasi Absyir tidak melanggar kebijakan layanan Google.

Apple dan Google bulan lalu kebanjiran kritikan ketika 14 anggota Kongres Amerika Serikat menyurati CEO Apple Tim Cook dan CEO Google Sundar Pichai, meminta kedua perusahaan itu menghapus aplikasi Absyir.

Mereka menilai dua perusahaan teknologi raksasa itu melakukan diskriminasi gender dan ikut menindas perempuan Arab Saudi. 

Apple dan Google kemudian meluncurkan investigasi internal. Hasilnya, Google tetap mengizinkan aplikasi Absyir tetap ada di Playstore, sedangkan Apple masih melanjutkan penyelidikan.

Menteri Informasi Libanon George Qardahi mundur pada 3 Desember 2021. (Middle East in 24)

Menteri informasi Libanon berhenti agar hubungan dengan Saudi membaik

Qardahi menyebut Al-Hutiyun membela diri dari agresi Saudi dan sekutunya.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Duta besar Saudi bantah negaranya ancam Indonesia untuk tolak resolusi soal perang Yaman

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Saudi ancam Indonesia jika tidak tolak resolusi untuk selidiki kejahatan perang di Yaman

Saudi akan mempersulit warga Indonesia berhaji dan berumrah kalau tidak menolak resolusi itu.

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog asal Israel merayakan hari kedua Hanukkah di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 29 November 2021. (Rabbi Yaakov Yisrael Herzog)

Rabbi asal Israel rayakan Hanukkah di Arab Saudi

Rabbi Yaakov mengklaim dirinya adalah kepala rabbi di Arab Saudi.





comments powered by Disqus