kabar

Wartawan Arab Saudi bernyanyi dalam bahasa Ibrani di depan Netanyahu

Polisi Israel telah menangkap tiga warga Palestina mengusir Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, saat mengunjungi Masjid Al-Aqsa.

24 Juli 2019 06:26

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin menerima enam wartawan Arab, termasuk Muhammad Saud asal Arab Saudi, di kantornya di Kota Yerusalem. Pertemuan ini terjadi sehari setelah Saud diusir, diludahi, dan dilempari warga Palestina saat mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

Dalam pertemuan ini, Netanyahu atas nama pemerintah dan rakyat Israel meminta maaf kepada Saud atas kejadian itu. "Dia (Saud) menganggap tindakan warga Palestina itu sangat kasar tapi dia memahami itulah sebenarnya wajah asli dari orang-orang Palestina," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel untuk media berbahasa Arab Hasan Caabia kepada the Times of Israel.

Dia menambahkan di hadapan Netanyahu, Saud menyanyikan puisi Leah Goldberg dalam bahasa Ibrani. Dia menegaskan dukungannya terhadap Israel.

Caabia bilang Netanyahu mengungkapkan kepada enam wartawan Arab itu, banyak negara Arab ingin berdamai dengan Israel dan melawat ke negara Bintang Daud tersebut. "Mereka tidak selalu bebas untuk mengatakan itu dan selalu ada penolakan...tapi mereka telah mengungkapkan keinginan tersebut."

Selasa itu pula, enam wartawan Arab itu juga diterima oleh Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, selama sejam di kantornya.

Polisi Israel telah menangkap tiga warga Palestina melecehkan Saud. Gegara insiden itu, pertemuan keenam wartawan Arab dengan sejumlah wartawan Israel dibatalkan.

Keenam wartawan Arab ini - tiga dari Yordania, dua asal Irak, dan satu jurnalis Arab Saudi - datang ke negara Zionis itu atas undangan Kementerian Luar Negeri Israel.

Karena begitu sensitif, tidak foto pertemuan Netanyahu dengan keenam wartawan Arab itu dirilis. Identitas mereka, kecuali Muhammad Saud, juga tidak dipublikasikan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Presiden Israel tugaskan Netanyahu bentuk kabinet

Kalau Netanyahu gagal membentuk kabinet seperti terjadi setelah pemilihan umum April lalu, Rivlin bisa memberikan mandat kepada Gantz atau anggota Likud lainnya. Dia juga dapat meminta Knesset memilih seorang calon perdana menteri dengan sokongan 61 anggota dalam waktu 21 hari.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu gagal bentuk pemerintahan koalisi, Israel gelar pemilihan umum lagi pada 17 September

Ini kali pertama dalam sejarah Israel, calon perdana menteri tidak berhasil membentuk pemerintahan koalisi.





comments powered by Disqus