kabar

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

15 September 2019 05:40

Serangan pesawat nirawak diklaim dilakukan oleh milisi Al-Hutiyun dari Yaman kemarin berhasil meledakkan fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq dan ladang minyak terbesar kedua di Arab Saudi berlokasi di Khurais. Kedua sasaran serangan terletak di Provinsi Timur.

Melalui keterangan tertulis, seorang juru bicara Kementerian Energi Arab Saudi menyebutkan serangan ini memicu kebakaran hebat di dua fasilitas kepunyaan Aramco itu, namun sudah berhasil dikendalikan, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. "Pada pukul 04:00 (subuh waktu setempat), tim keamanan Aramco mulai menangani kebakaran di dua fasilitasnya di Abqaiq dan Khurais lantaran serangan pesawat nirawak."

Kementerian Energi Saudi tidak menyebut sumber serangan dan bilang penyelidikan tengah berlangsung. Insiden ini tidak memicu korban luka atau tewas.

Rekaman-video kebakaran di dua fasilitas Aramco di Abqaiq dan Khurais menunjukkan asap tebal dan api besar membubung. Suara rentetan tembakan juga terdengar.

Al-Hutiyun sudah mengklaim bertanggung jawab atas serangan dilakukan oleh sepuluh pesawat nirawaknya itu. Kelompok bersenjata sokongan Iran ini berjanji bakal melaksanakan serangan lebih besar lagi ke Arab Saudi. "Kami berhak menyerang balik sebagai balasan atas gempuran udara menyasar warga sipil kami selama lima tahun terakhir," ujar juru bicara Al-Hutiyun Yahya sari dalam pernyataan tertulis dibacakan di stasiun televisi Al-Masirah.

Beberapa tahun belakangan, peluru kendali dan pesawat nirawk kepunyaan Al-Hutiyun rutin menyerang bandar udara di Abha, Jizan, dan Najran. Bahkan kadang serbuan Al-Hutiyun juga menargetkan Ibu Kota Riyadh.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Upacara penandatanganan perjanjian damai UEA-Israel akan dilakukan di Gedung Putih

Netanyahu dan Syekh Muhammad bin Zayid direncanakan hadir dalam acara itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

UEA jadi negara Arab ketiga teken perjanjian damai dengan Israel

Tanda-tanda kemesraan secara terbuka UEA-Israel terlihat tahun ini.

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Gelombang serangan udara hantam Riyadh

Arab Saudi keteteran menghadapi Al-Hutiyun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.





comments powered by Disqus