kabar

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

20 September 2019 09:32

Sirene tanda ada serangan udara meraung-raung di seantero Ibu Kota Riyadh kemarin, sebagai bagian dari uji coba kesiapan menghadapi gempuran negara lain.

Saudi melakoni tes sirene itu menyusul ketegangan meningkat dengan Iran setelah Sabtu pekan lalu ledakan menghantam fasilitas Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais. Insiden ini membuat produksi minyak Saudi sebanyak 5,7 juta barel per hari - setengah dari total produksi - terhenti.

Meski Saudi sudah melansir bukti-bukti serangan atas dua fasilitas Aramco itu dilakukan oleh Iran, namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih bersikap ragu. Terakhir dia menyatakan perlu penyelesaian secara damai mengenai perkembangan terbaru ini.

Masyarakat Riyadh ketakutan mendengar raungan sirene tanda bahaya serangan udara. Rekaman video sempat disaksikan oleh Albalad.co memperlihatkan suami istri tengah mengendarai mobil menangis.

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana menyebutkan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," katanya.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Polisi Kanada peringatkan pengkritik Saudi akan jadi target pembunuhan Bin Salman

Seorang juru bicara pemerintah Kanada mengakui pihaknya prihatin dengan situasi hak asasi manusia buruk di Arab Saudi.

Ulama Arab Saudi Syekh Awad al-Qarni. (Twitter)

Arab Saudi larang ulama tersohor hubungi keluarganya dari dalam penjara sejak Ramadan

Syekh Awad al-Qarni bareng dua ulama Saudi ternama lainnya, Syekh Salman al-Audah dan Syekh Ali al-Umari, telah dituntut hukuman mati dalam pengadilan digelar secara rahasia di Ibu Kota Riyadh.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Pihak keluarga cemaskan keselamatan Puteri Basmah ditahan Bin Salman

"Dia dalam kondisi sangat buruk...dia tidak bisa bsangkit dari atas tempat tidur," ujar orang kepercayaan keluarga Puteri Basmah itu.





comments powered by Disqus