kabar

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

01 Oktober 2019 23:48

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz telah mendapat pengawal pribadi baru, menggantikan Brigadir Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham. 

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan pengawal baru itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani. "Dia adalah teman dekat Saud al-Qahtani," katanya. 

Saud al-Qahtani merupakan salah satu orang kepercayaan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Raja Salman memecat Al-Qahtani dari jabatan penasihat bidang media lantaran terlibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di Istanbul, Turki, awal Oktober tahun lalu. 

Al-Fagham tewas dibunuh dalam istana Raja Salman di Jeddah Sabtu malam pekan lalu. Tapi pemerintah Saudi menyebutkan korban ditembak mati teman lamanya saat bertengkar. 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

Mayor Jenderal Abdul Aziz al-Fagham tengah membenar posisi sepatu Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Twitter)

Putera mahkota Saudi diyakini terlibat pembunuhan pengawal pribadi Raja Salman

Kabar tewasnya Al-Fagham muncul bersamaan dengan klaim milisi Al-Hutiyun: mereka berhasil menangkap ribuan tentara Saudi dalam serbuan ke Najran

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.





comments powered by Disqus