kabar

Para pangeran senior Saudi kecewa dengan kepemimpinan Bin Salman

Konflik internal dalam keluarga Bani Saud meletup setelah Raja Salman mengangkat Bin Salman sebagai wakil putera mahkota pada April 2015.

04 Oktober 2019 21:05

Pangeran-pangeran senior Arab Saudi kecewa dengan kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. 

Sejumlah sumber diplomatik dekat dengan keluarga kerajaan mengungkapkan para pangeran berpengaruh itu tidak lagi mempercayai kemampuan Bin Salman setelah serangan menghantam dua fasilitas Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais, mengakibatkan setengah produksi minyak Aramco atau lima persen dari total produksi minyak global terhenti.

Padahal Saudi sudah menggelontorkan miliaran dolar Amerika Serikat untuk membeli persenjataan dari Barat, terutama Amerika. Para pangeran senior ini khawatir Bin Salman tidak dapat menjaga keselamatan negara Kabah itu.

"Ada kebencian sangat besar terhadap kepemimpinan Bin Salman," kata salah satu sumber. "Bagaimana mungkin mereka tidak bisa mendeteksi adanya serangan itu?"

Selain menjabat putera mahkota, Bin Salman adalah menteri pertahanan sekaligus ketua dewan tertinggi Aramco. Adiknya, Pangeran Khalid bin Salman memegang posisi wakil menteri pertahanan.

Para pangeran senior Saudi juga mengkritik kebijakan Bin Salman terlalu agresif dalam memusuhi Iran. Inilah menjadi alasan utama Saudi membombardir milisi Al-Hutiyun dukungan Iran di Yaman. 

Konflik internal dalam keluarga Bani Saud meletup setelah Raja Salman mengangkat Bin Salman sebagai wakil putera mahkota pada April 2015. Pertikaian kian tajam setelah Juni 2017 Bin Salman dipilin menjadi putera mahkota, menggeser abang sepupunya, Pangeran Muhamnad bin Nayif. 

Sehabis itu, Bin Salman getol menangkapi orang-orang dianggap membangkang, termasuk pangeran dari keluarga mendiang Raja Fahad, Raja Abdullah.

 

 

 

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Polisi Kanada peringatkan pengkritik Saudi akan jadi target pembunuhan Bin Salman

Seorang juru bicara pemerintah Kanada mengakui pihaknya prihatin dengan situasi hak asasi manusia buruk di Arab Saudi.

Ulama Arab Saudi Syekh Awad al-Qarni. (Twitter)

Arab Saudi larang ulama tersohor hubungi keluarganya dari dalam penjara sejak Ramadan

Syekh Awad al-Qarni bareng dua ulama Saudi ternama lainnya, Syekh Salman al-Audah dan Syekh Ali al-Umari, telah dituntut hukuman mati dalam pengadilan digelar secara rahasia di Ibu Kota Riyadh.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Pihak keluarga cemaskan keselamatan Puteri Basmah ditahan Bin Salman

"Dia dalam kondisi sangat buruk...dia tidak bisa bsangkit dari atas tempat tidur," ujar orang kepercayaan keluarga Puteri Basmah itu.





comments powered by Disqus