kabar

Turki pakai tank hasil modifikasi Israel buat invasi Suriah

Turki menjadi salah satu pelanggan terbesar persenjataan Israel.

18 Oktober 2019 09:26

Militer Turki menggunakan tank M60-A1 hasil pemutakhiran Israel saat menginvasi wilayah Kurdi di utara Suriah. 

Foto-foto beredar di media sosial memperlihatkan tank-tank M60-A1 dimutakhirkan oleh Israel Military Industries sedang bersiap di Akcakale, kota Turki berbatasan dengan Suriah. 

Serbuan Turki ke utara Suriah sejak Rabu pekan lalu telah menewaskan ratusan orang Kurdi. Sebanyak 160 ribu orang terpaksa mengungsi termasuk 70 ribu anak. 

Tank M60-A1 aslinya bikinan Amerika Serikat. Pada 2003-2010, semua sistem di 170 M60-A1 dimutakhirkan, termasuk menggunakan senapan mesin berkaliber 120 milimeter, menghabiskan dana US$ 687 juta (kini setara Rp 9,7 triliun).

Tank M60 pertama kali digunakan Israel dalam Perang Yom Kippur pada 1973. Negara Zionis itu kembali memakai tank serupa saat menginvasi Libanon pada 1982. 

Turki dan Israel memang sudah berhubungan erat sejak 1960-an dalam hal industri pertahanan, kerjasama keamanan, berbagi informasi intelijen, dan latihan militer. Kerjasama Turki-Israel ini mencapai puncaknya melalui Perjanjian Kerjasama Pertahanan pada 1994 dan Perjanjian Kerjasama Militer pada 1996.

Dengan dua perjanjian itu, kerjasama militer dan keamanan Turki-Israel menjadi salah satu paling kuat di Timur Tengah. Israel rutin berbagi informasi intelijen soal Partai Buruh Kurdistan (PKK) dan Turki membagi informasi mengenai Iran ke Israel. 

Turki menjadi salah satu pelanggan terbesar persenjataan Israel. Turki telah membeli sejumlah jet tempur F-4E seharga US$ 1 miliar, pesawat nirawak Heron seharga US$ 200 juta, sistem pengintaian elektronik senilai US$ 200 juta, dan sistem peluru kendali mutakhir serta amunisi pintar seharga US$ 150 juta. 

 

 

 

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 4.193 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi tembus 200 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 25.236 orang, termasuk 432 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi peringkat ke-15 dalam daftar negara dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak

Amerika Serikat memuncaki daftar dengan pengidap Covid-19 sebanyak 2.686.928 orang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.383 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 197.608 orang

Penderita Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 25.026 orang, termasuk 429 meninggal.





comments powered by Disqus