kabar

Komunitas Yahudi di Papua sudah miliki sinagoge

Aharon bilang tiga rabbi dari Israel pernah berkunjung ke tempatnya pada 2017 dan setahun kemudian menghadiahkan gulungan Torah untuk dipakai di sinagoge itu.

10 Desember 2019 10:11

Komunitas Yahudi di Kota Jayapura, Provinsi Papua, sudah memiliki sinagoge.

Menurut Rabbi Aharon Sharon Melamdim, pemimpin komunitas Yahudi di Jayapura, sinagoge itu berdiri di atas lahan seluas 120 meter persegi kepunyaan keluarganya. "Sinagoge itu dibangun dan mulai dipakai sejak 2014," katanya kepada Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Dia menjelaskan biaya pendirian sinagge itu menghabiskan fulus tidak sampai Rp 100 juta, termasuk sumbangan dari jemaat. Dia menambahkan sekitar seratus jemaat rutin menghadiri perayaan Sabbath di sinagoge bernama Beit Torat Chaim itu. Kalau perayaan hari-hari suci lainnya, seperti Yom Kippur, Hanukkah, dan Purim, jumlah jemaat datang lebih banyak lagi.

Keberadaan komunitas Yahudi dan Sinagoge Beit Torat Chaim sudah diketahui pemimpin rabbi di Israel. Aharon bilang tiga rabbi dari Israel pernah berkunjung ke tempatnya pada 2017 dan setahun kemudian menghadiahkan gulungan Torah untuk dipakai di sinagoge itu. "Mereka kaget karena setahu mereka Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia tapi memberi toleransi untuk beribadah," ujar Aharon.

Komunitas Yahudi di Papua ini juga mempunyai ikatan emosional dengan Israel. Menurut Aharon, sepuluh jemaatnya pernah mengunjungi negara Zionis itu.

Dia mengakui komunitas Yahudi di Papua sama sekali tidak mendapat gangguan dan bebas menjalankan ibadah. 

Kiri ke kanan: Presiden Libanon Rafiq Hariri, Raja Maroko Muhammad bin Hasan, dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Prancis. (Twitter/@moaidmahjoub)

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

Delegasi muslim dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi, mengunjungi Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.





comments powered by Disqus