kabar

Sudan izinkan non-muslim tenggak minuman beralkohol

Sudan sekarang melarang perempuan disunat.

13 Juli 2020 08:51

Sudan telah mengizinkan non-muslim di negara itu untuk menenggak minuman beralkohol. Larangan mengonsumsi khamr sudah berlaku di negara Arab Afrika itu hampir empat dasawarsa.

"Sudan sekarang membolehkan non-muslim mengonsumsi minuman beralkohol dengan syarat tidak mengganggu ketertiban dan tidak dilakukan di depan umum," kata Menteri Agama Sudan Nasruddin Abdul Bari dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi pemerintah Sabtu pekan lalu.

Perubahan aturan ini berlangsung setahun setelah demonstrasi besar-besaran menumbangkan Presiden Umar al-Basyir. Konstitusi baru berlaku di Sudan juga tidak lagi menjadikan Islam sebagai agama resmi di negara berpenduduk mayoritas muslim itu.

Minuman alkohol dilarang di Sudan ketika Presiden Jafar Nimairi memberlakukan hukum Islam pada 1983. Semua botol berisi wiski kemudian dibuang di Sungai Nil.

Nasruddin menekankan kaum muslim masih tetap dilarang menenggak minuman beralkohol. Non-muslim dapat dihukum kalau ketahuan mengonsumsi khamr bersama orang Islam. Selain mengonsumsi, non-muslim - berjumlah tiga persen dari 41,6 juta penduduk Sudan - diizinkan mengimpor dan menjual minuman beralkohol.

Nasruddin menambahkan beleid soal penistaan agama dihapus. "Tidak seorang pun berhak menuding seseorang atau satu kelompok telah kafir," ujarnya. "Ini mengancam keselamatan dan keamanan masyarakat lantaran bakal memicu pembunuhan balas dendam," ujarnya.

Sudan kini melarang perempuan disunat. Selain itu, kaum hawa tidak lagi membutuhkan izin dari muhrimnya untuk bepergian bareng anak-anaknya.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 1.257 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 289.947 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.621 orang, termasuk 569 meninggal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Pengadilan Amerika panggil Bin Salman untuk dimintai keterangan soal tuduhan ingin bunuh pengkritiknya

Bin Salman mesti memberikan keterangan soal tuduhan ingin membunuh Al-Jabri dan melakukan kegiatan mata-mata di Amerika buat mencari lokasi tempat tinggal Al-Jabri di Kanada.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.428 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 288.690 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.563 orang, termasuk 567 meninggal.

Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengumumkan pengunduran dirinya di Arab Saudi pada 4 November 2017. (Arab News)

Dua menteri dan enam anggota parlemen Libanon mundur

Pemerintah menyebutkan krisis ekonomi parah menyebabkan 75 persen dari 6,8 juta penduduk Libanon membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk menyambung hidup.





comments powered by Disqus