kabar

Peneliti Arab Saudi sumbang artikel untuk dimuat di jurnal akademik Israel

Israel juga membolehkan warganya berhaji dan berumrah ke Arab saudi. Selama ini warga muslim Israel berumrah atau berhaji menggunakan paspor sementara Yordania.

13 Juli 2020 22:32

Untuk pertama kali, peneliti asal Arab Saudi mengirimkan sebuah artikel untuk dimuat di jurnal akademik Israel.

Profesor Muhammad Ibrahim al-Ghabban Kepala Studi Peradaban dan Bahasa Timur Jauh serta Ibrani di Universitas Raja Saud, Ibu Kota Riyadh, menulis esai mengenai hubungan baik antara Nabi Muhammad dan orang-orang Yahudi. Dia menekankan Rasulullah bentrok dengan umat Yahudi bukan atas dasar agama tapi karena alasan politik.

Artikel dalam bahasa Ibrani berjudul A Contribution to the Improvement of the Prophet Muhammad’s Image in the Eyes of the Israeli Public: Muhammad’s Alliances and Mail Exchanges with Jews from the Arabian Peninsula ini telah dipublikasikan di Kesher, jurnal terbitan the Shalom Rosenfeld Institute for Research of Jewish Media and Communication di Universitas Tel Aviv.

Menurut pihak kampus, sumbangan artikel dari peneliti senior Saudi itu terjadi karena Profesor Muhammad berteman dengan Profesor Gideon Kouts, editor Kesher. Kouts bertemu Al-Ghabban beberapa kali dalam konferensi akademik, termasuk saat dirinya mengunjungi Arab Saudi pada 2015.

Di awal tulisannya, Al-Ghabban berharap artikelnya itu mampu memperbaiki kekeliruan pandangan kaum Yahudi terhadap Nabi Muhammad. Dia menambahkan kesalahan ini terjadi lantaran surat-surat Rasulullah kepada umat yahudi tidak pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Ibrani.

"Menuding Islam dan Nabi Muhammad menyebar kebencian dan rasisme terhadap suku-suku Yahudi di Hijaz adalah keliru," tulis Al-Ghabban dalam esainya itu. "Nabi Muhammad memperlakukan dengan adil semua kelompok masyarakat di Madinah dan wilayah lain dia kuasai tanpa memandang ras atau agama."

"Saya berharap kerjasama akademik ini adalah langkah lain menuju kerjasama ekonomi dan politik (antara kedua negara)," kata Profesor Raanan Rein, Kepala the Shalom Rosenfeld Institute.

Arab Saudi memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, namun relasi antara kedua negara meningkat secara rahasia beberapa tahun terakhir, terutama di bidang keamanan. Ini dipicu ooleh kesamaan pandangan antara Riyadh dan Tel Aviv: Iran adalah musuh bersama bagi perdamaian dunia.

Pada Januari lalu, Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri menandatangani surat perintah mengizinkan warga negara Zionis itu melawat ke Saudi untuk menghadiri pertemuan bisnis. Syaratnya mendapat undangan dari lembaga resmi di Saudi dan semua dokumen perjalanan dibutuhkan sudah lengkap.

Israel juga membolehkan warganya berhaji dan berumrah ke Arab saudi. Selama ini warga muslim Israel berumrah atau berhaji menggunakan paspor sementara Yordania.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Trump isyaratkan Saudi akan berdamai dengan Israel

Trump mengungkapkan Amerika tengah mengadakan pembicaraan dengan 5-6 negara mengenai kesepakatan buat menormalisasi hubungan dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Bin Salman batalkan rencana pertemuan dengan Netanyahu di Washington DC

Pertemuan dijadwalkan berlangsung awal bulan depan. Bin Salman sudah membeli empat rumah untuk tempat dia dan anggota rombongannya menginap.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Delegasi dari induk semua organisasi Yahudi di Amerika kunjungi Arab Saudi

Hubungan Saudi-Israel kian mesra lantaran kedua negara sama-sama menganggap Iran sebagai musuh.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Amerika rencanakan pertemuan Netanyahu dan Bin Salman di Kairo

Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung di sela KTT membahas proposal damai Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

emir dubai 5

UEA akan luncurkan misi ke Bulan pada 2024

UEA Juli lalu telah meluncurkan misi tanpa awak ke Mars.

30 September 2020
Emir Kuwait wafat
29 September 2020

TERSOHOR