kabar

Mulai 1 Agustus, pelawat dari 29 negara mesti dua kali tes PCR jika mau ke Dubai

Termasuk pelawat dari Indonesia.

28 Juli 2020 09:34

Emirates Airline Kamis pekan lalu mengeluarkan panduan mewajibkan para pelawat datang dari 29 negara mesti dua kali menjalani tes PCR dengan hasil negatif jika ingin mengunjungi Dubai, Uni Emirat Arab.

Sebelum mereka terbang ke Dubai, harus membawa hasil tes PCR menunjukkan tidak mengidap virus corona Covid-19 dan setiba di Dubai, di bandar Udara Dubai atau Bandar Udara Al-Maktum, wajib menjalani tes PCR sekali lagi. Kalau hasilnya negatif, akan diizinkan memasuki Dubai.

Ke-29 negara itu adalah Afghanistan, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Armenia, Brasil, Bangladesh, Djibouti, Eritera, Filipina, India, Indonesia, Iran, Irak, Kazakhstan, Kirgistan, Libanon, Mesir, Montenegro, Nigeria, Pakistan, Rusia, Serbia, Somalia, Sri Lanka, Sudan, Tajikistan, Tanzania, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Penumpang selain dari 29 negara itu, boleh menjalani tes PCR setiba di Dubai bila tidak melakukan di negara asal. "Semua penumpang bisa melakukan tes PCR maksimum 96 jam sebelum terbang ke Dubai, kemudian membawa hasil tes menunjukkan tidak terinfeksi Covid-19," kata Emirates di situs resminya.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi segera izinkan umrah buat penduduk setempat

Haji musim ini, digelar akhir Juli hingga awal Agustus lalu, hanya diikuti 950 jamaah saja dari biasanya sekitar 2,5 juta orang saban tahun.

Dua jet Gulfstream 5 merupaan bagian dari skuadron pesawat mata-mata milik Angkatan Udara Israel. (IDF)

Indonesia dalam proses negosiasi buat beli alat tes Covid-19 bikinan Israel

Alat tes bernama SpectraLIT ini jauh lebih mutakhir dan akurat ketimbang tes PCR.

Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang di sebuan bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Dengan alasan Covid-19, Arab Saudi perlakukan ratusan imigran Ethiopia seperti binatang dalam kamp

Mereka jarang mendapat cukup makan dan minum. Mereka dipukuli saban hari. Banyak yang bunuh diri dan menjadi gila.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Ketambahan 1.372 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 299.914 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah naik menjadi 30.083 orang, termasuk 605 meninggal.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA akan bangun Masjid Jokowi dan gedung KBRI

Masjid di Abu Dhabi akan diberi nama Masjid Presiden Joko Widodo, sedangkan Masjid di Solo bakal dinamai Masjid Syekh Muhammad bin Zayid.

23 Oktober 2020

TERSOHOR