kabar

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam ledakan hebat di Beirut

Kementerian Kesehatan Libanon mengungkapkan setidaknya 78 orang tewas dan empat ribu lainnya cedera.

05 Agustus 2020 09:14

Hingga kabar ini dilansir, tidak ada warga Indonesia menjadi korban tewas atau luka akibat ledakan hebat kemarin mengguncang Ibu Kota Beirut, Libanon. Saking kerasnya, ledakan terdengar hingga jarak 20 kilometer.

"Berdasarkan pengecekan terakhir, seluruh warga negara Indonesia dalam keadaan aman dan selamat," kata Duta Besar Indonesia untuk Libanon Hajriyanto Tohari kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp pagi ini. Dia menambahkannsatu warga Indonesia tengah dikarantina di Rumah Sakit rafiq Hariri, tidak jauh dari lokasi ledakan, juga dalam keadaan aman.

Menurut Hajriyanto, saat ini terdapat 1.447 warga Indonesia menetap di negara berjulukan Paris Timur Tengah itu, terdiri dari 1.234 pasukan perdamaian Garuda dan 213 warga sipil (diplomat beserta keluarga dan mahasiswa).

Dia bilang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut telah meminta pihak berwenang Libanon untuk memberitahu kalau ada warga Indonesia menjadi korban. KBRI Beirut juga telah meminta warga Indonesia melalui grup WhatsApp untuk melaporkan jika ada di antara mereka dalam situasi tidak aman.

Hajriyanto menjelaskan ledakan terjadi di Pelabuhan Beirut pukul 18.02 waktu setempat. Ada informasi menyebutkan ledakan terjadi di salah satu tempat penyimpanan bahan-bahan rentan meledak, diduga Sodium Nitrat dalam jumlah banyak. Sodium Nitrat digunakan untuk mengawetkan makanan dan bisa meledak bila terkena api.

Kementerian Kesehatan Libanon mengungkapkan setidaknya 78 orang tewas dan empat ribu lainnya cedera, seperti dilansir the New York Times. Korban diyakini bakal terus bertambah lantaran masih banyak orang dilarikan ke rumah sakit dan juga banyak yang belum diketahui keberadaannya.

Menteri Kesehatan Masyarakat Hamad Hasan mengumumkan pihaknya akan menanggung semua biaya pengobatan korban luka, seperti dilaporkan the National News Agency.

Menurut sejumlah pejabat tinggi Libanon, pemerintah beberapa tahun lalu menyita amonium nitart dalam jumlah besar di tempat ledakan sekarang. Amonium nitrat digunakan sebagai bahan pembuat pukuk dan untuk bahan peledak.

Ledakan dahsyat kemarin terjadi di tengah krisis politik dan ekonomi membekap Libanon. 

 

Peta perbatasan Israel dengan Libanon dan Suriah. (en.wikipedia.org)

Libanon-Israel sepakat rundingkan batas laut

Perundingan akan digelar bulan depan di Naqurah, kota kecil di selatan Libanon,

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Di tahap pertama, jamaah dikasih waktu tiga jam buat berumrah

Arab Saudi belum mengeluarkan daftar negara boleh mengirim jamaah umrah.

Marzuq Mashaan al-Utaibi has just launched a revolution against Al Saud regime in Saudi Arabia by establishing the national Mobilization Movement. (Albalad.co)

Para pembangkang Saudi bikin partai politik

"Tiap warga Saudi telah dewasa berhak mencalonkan diri atau memilih wakil-wakilnya di parlemen mempunyai kekuasaan membuat undang-undang dan mengawasi lembaga-lembaga eksekutif di Saudi."

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Israel kirim delegasi ke Bahrain

Lawatan ini berlangsung sehari setelah Netanyahu dan Syekh Salman berkomunikasi langsung melalui telepon.





comments powered by Disqus