kabar

Bin Salman dan simpang jalan menuju singgasana

Pilihan bagi Bin Salman cuma dua untuk menjadi raja kedelapan Arab Saudi: mengumumkan Raja Salman telah wafat atau mengatakan Raja Salman masih hidup dan mengundurkan diri.

07 Agustus 2020 20:40

Kali ini Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman keliru menyasar lawan. Dia memang mampu menaklukkan pesaing beratnya menuju singgasana, yakni Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, adik dari ayahnya atau pamannya sendiri.

Sebagai langkah terakhir memperkuat posisi sekaligus menyingkirkan duri buat meraih takhta, Bin Salman Maret lalu menagkap setidaknya 20 pangeran senior, termasuk Pangeran Ahmad dan Pangeran Muhammad bin Nayif, abang sepupu dia geser dari jabatan putera mahkota di sepuluh hari terakhir Ramadan tiga tahun lalu.

Bin Salman memang tidak kesulitan lantaran Pangeran Ahmad dan Bin Nayif berada di Saudi. Tapi tidak dengan orang kepercayaan Bin Nayif, Saad al-Jabri, juga mantan pejabat intelijen Saudi, telah menetap di Toronto Kanada sejak September 2017. Dibujuk baik-baik hingga diancam dibunuh tidak membikin Al-Jabri kecut.

Bahkan dua anaknya, Umar dan Sarah, Maret lalu juga ditangkap. Bagi Al-Jabri, keduanya dijadikan seperti sandera untuk memaksa Al-Jabri pulang.

Al-Jabri sadar tidak mungkin Bin Salman mau membebaskan Umar dan Sarah. Apalagi sampai sekarang pihak keluarga tidak mengetahui di mana mereka disekap.

Hingga akhirnya melalui tim kuasa hukumnya, Al-Jabri kemarin mengajukan gugatan terhadap Bin Salman, tiga orang dekatnya, 15 anggota tim dikirim ke Kanada untuk membunuhnya, dan para agen ditempatkan Saudi di Amerika untuk memata-matai keluarga Al-Jabri di Boston dan mencari tahu lokasi tempat tinggal Al-Jabri di Toronto.

Menurut Khalid al-Jabri, dokter ahli jantung merupakan putra dari Saad al-Jabri dan juga bermukim di Kanada, gugatan ke Pengadilan Distrik Columbia, Amerika Serikat, itu merupakan langkah terakhir karena keluarganya sudah kelelahan mengupayakan perdamaian dengan Bin Salman serta buat membebaskan Umar dan Sarah.

Kami berharap gugatan ini akan mengakhiri penderitaan dialami keluarga saya," kata Khalid kepada the New York Times. "Kami akan membuat mereka lebih mudah dengan datang ke pengadilan."

Tentu saja ini bencana bagi Bin Salman. Al-Jabri mengetahui dan memiliki bukti kebobrokan anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz itu dalam mengelola negara, termasuk terlibat korupsi. GUgatan ini kian membuka kedok kejahatan dan kebiadaban Bin Salman terhadap orang-orang dianggap membangkang: mereka diculik, disiksa, hingga dibunuh.

Apalagi pemilihan presiden Amerika November tahun ini diyakini banyak pihak menjadi akhir kekuasaan Presiden Donald Trump, pembela setia Bin Salman, meski sekutunya itu menghabisi Jamal Khashoggi, orang meminta perlindungan ke Amerika lantaran nyawanya terancam kalau tetap menetap di Saudi.

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan makin banyak anggota keluarga Bani Saud mendukung Pangeran Ahmad untuk menjadi pengganti Raja Salman.

Bin Salman kini berada di simpang jalan menuju singgasana. Dia tentu tidak mau kehilangan kesempatan tinggal selangkah lagi. Karena kalau gagal, dia baal bernasib buruk: paling ringan dipenjara atau bahkan dapat dipancung karena sudah membunuh banyak lawannya.

Pilihan bagi Bin Salman cuma dua untuk menjadi raja kedelapan Arab Saudi: mengumumkan Raja Salman telah wafat atau mengatakan Raja Salman masih hidup dan mengundurkan diri.

 

 

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, dibuka kembali mulai 14 Februari 2018 setelah dijadikan penjara bagi tahanan korupsi sejak 4 November 2017. (ritzcarlton.com)

Cegah pemberontakan, Bin Salman akan tangkapi pangeran, perwira militer, dan kepala suku

Mereka bakal ditampung di Hotel Intercontinental dan Hotel Ritz Carlton di Riyadh.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dikabarkan meninggal

Tenaga medis diisolasi agar tidak membocorkan informasi mengenai keadaan Raja Salman sebenarnya. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman ketakutan umumkan kondisi kesehatan Raja Salman sebenarnya

Bin Salman memiliki banyak musuh dalam keluarga lantaran menangkapi kerabatnya sendiri.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Orang penting di keluarga kerajaan Saudi dalam keadaan kritis

Kabar ini muncul saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Raja Faisal usai menjalani operasi pengangkatan kantong empedu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu bawa cucian kotor tiap melawat ke Amerika

Hanya dua kemeja dan piyama Netanyahu dicucikan. Satu kemeja dan gaun digunakan Sara Netanyahu disetrika.

27 September 2020

TERSOHOR